blog counter

Hot News


Opini


    Targetkan Miliki 40 Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Kembali Usulkan 3 Pemekaran Daerah

    • Jumat, 11 Februari 2022 | 21:19:00 WIB
    • 0 Komentar


    Targetkan Miliki 40 Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Kembali Usulkan 3 Pemekaran Daerah
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat seusai menyampaikan usulan pemekaran daerah dalam rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (11/2/2022). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan usulan 3 Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Jumat (11/2/2022).

     

    Ketiga CDPOB tersebut, yaitu Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, dan Kabupaten Garut Utara.

     

    Dengan demikian total CDPOB yang diusulkan Jabar sejak 2020, ada 9 daerah. Yaitu, Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, dan Kabupaten Garut Utara. Namun begitu hingga saat ini Pemerintah Pusat masih memoratorium pemekaran daerah.

     

    Ridwan Kamil memastikan, Pemprov Jabar akan terus mengusulkan daerah yang dinilai perlu dimekarkan. Menurutnya, Jabar dengan populasi hampir 50 juta jiwa idealnya memiliki 40 kabupaten/kota.

     

    "Kita akan terus mengusulkan daerah-daerah yang harus kita mekarkan, idealnya dari 27 daerah itu menjadi 40 daerah," ujarnya.

     

    Dengan ditambah delapan usulan CDPOB, Jabar kini berpeluang memiliki 35 daerah. Kang Emil mengatakan, angka tersebut sudah melampaui target RPJMD 2018-2023 di mana daerah yang diusulkan berjumlah lima.

     

    "Sekarang baru 35 daerah namun ini sudah melebihi target dari RPJMD kami yang hanya lima," ucapnya.

     

    Adapun untuk CDPOB Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan dan Kabupaten Garut Utara, rata-rata per wilayahnya memiliki 11 sampai 12 kecamatan dengan populasi per daerah antara 500 ribu sampai 600 ribu jiwa.

     

    Seusai 3 CDPOB tersebut diusulkan dalam rapat paripurna, DPRD Jabar langsung membentuk Panitia Khusus (Pansus) sebagai syarat tindak lanjutnya. "Pansus sudah dibentuk, mudah-mudahan melengkapi semua syaratnya," ujar Emil.

     

    Gubernur optimistis setelah moratorium pemekaran daerah dicabut oleh pemerintah pusat kedelapan usulan CDPOB Jabar akan disetujui karena telah memenuhi segala aspek yang dipersyaratkan.

     

    "Nanti pada saat moratorium dibuka oleh Pusat maka Jabar yang paling siap karena minimal sudah ada delapan daerah yang sudah memadai," katanya.

     

    Emil berharap suatu saat per 1 juta penduduk Jabar bisa dilayani oleh 1 administrasi pemerintahan yang dampaknya akan terasa pada kesejahteraan masyarakat dan kemudahan pelayanan.

     

    "Semoga suatu hari terkejar keadilan di mana 1 juta penduduk Jabar bisa dilayani oleh 1 administrasi pemerintah," harapnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Antisipasi Gelombang Tiga Pandemi Covid-19, Ini Strategi yang Dilakukan Pemprov Jabar
    Targetkan Miliki 40 Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Kembali Usulkan 3 Pemekaran Daerah
    Resmikan Alun-alun Garut, Ridwan Kamil Minta Warga Perbanyak Kegiatan Kreatif
    Buntut Tewasnya 11 Santri di Ciamis, Gubernur Jabar Larang Kegiatan Susur Sungai
    Pemprov Jabar Segera Buka Seleksi untuk 16 Ribu CPNS dan PPPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan BKKBN

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads