blog counter

Hot News


Opini


    Meski Gelar Musda, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Diputuskan DPP

    • Kamis, 20 Januari 2022 | 03:37:00 WIB
    • 0 Komentar


    Meski Gelar Musda, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Diputuskan DPP

     

    JuaraNews, Bandung – Dua Calon Ketua DPD Partai Demokrat dibawa ke DPP, meski partai itu telah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) yang diselenggarakan di Hotel Preangger, Bandung, Rabu (19/1/2021).

     

    Dua calon ketua yang muncul di Musda adalah petahana Ketua DPD Partai Demokrat Irfan Suryanagara dan Anggota DPR Anton Sukartono Suratto. Dua calon tersebut dinilai telah telah memenuhi syarat AD-ART serta peraturan organisasi berdasarkan proses verifikasi yang dilakukan oleh DPP.

     

    Dikabarkan Irfan Suryanagara mengantongi dukungan sebanyak 17 DPC sementara Anton mendapatkan 10 dukungan DPC. Namun siapa yang berhak menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat lima tahun ke depan, akan ditentukan oleh DPP.

     

    Ketua SC Musda ke-V DPD Partai Demokrat Jawa Barat Asep Wahyuwijaya mengatakan, kedua calon tersebut adalah kader terbaik Partai Demokrat Jabar, yang diusungan Ketua DPC Partai Demokrat yang berhak masuk ke ruang sidang Musda Ke-V Partai Demokrat Jawa Barat.

     

    Ia mengatakan, dua tokoh ini membuka harapan adanya pertukaran gagasan dan ide yang tertuang dalam program kerja. Sehingga, melahirkan pemimpin yang benar-benar kredible dan berintegritas dalam membangun partai ke depan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat Jawa Barat.

     

    Asep mengatakan, hasil Musda ke-V Partai Demokrat Jabar menjadi kekuatan penuh untuk Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

     

    Asep menjelaskan AHY membuka musda secara virtual dan menyampaikan beberapa amanat kepada seluruh kader Partai Demokrat Jawa Barat. AHY merespons Musda Ke-V DPD Partai Demokrat Jawa Barat sebagai upaya untuk meraih kemenangan Partai Demokrat di Pilpres 2024.

     

    Selain itu AHY, kata Asep, juga meminta komponen pemenangan tingkat daerah hingga pedesaan untuk ditata ulang. "Dan tentunya harus jadi momentum konsolidasi internal dan penataan strategis organisasi dari sisi strukturnya untuk kemudian turun ke bawah," kata dia. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bank Dunia Perbarui Indikator Garis Kemiskinan, 13 Juta Jiwa Warga Indonesia Jatuh Miskin
    Jelang Sidang Perkara Ferdy Sambo, KY Siapkan Safe House untuk Hindari Intimidasi Pada Hakim
    Lindungi Hakim yang Sidangkan Perkara Sambo, KY Siapkan Skema Perlindungan
    Emak-emak Kejar Guru Ngaji yang Diduga Cabul Hingga ke Polsek
    Evakuasi Jasad Anggota MIT Poso yang Tewas Dalam Baku Tembak Terkendala Medan Berat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads