blog counter

Hot News


Opini


    Pertanyakan Regulasi Penerimaan PPPK, Guru Honorer Datangi DPRD Jabar

    • Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:02:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pertanyakan Regulasi Penerimaan PPPK, Guru Honorer Datangi DPRD Jabar

     

    JuaraNews, Bandung -Sejumlah guru honorer mendatangi Gedung DPRD Jabar, Kedatangan mereka untuk mempertanyakan regulasi PPPK dan evaluasi hasil pengumuman hasil tes PPPK guru tahun 2021, Jumat (15/10/2021).


    Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Haris Bobihoe mengatakan secara normatif pihaknya sudah memahami keluhan para guru honorer dan tenaga kependidikan. Menurutnya yang pertama harus di lakukan saat ini adalah perbaikan data daripada guru honorer.


    “Kita akan meminta penambahan kuota mengingat jabar penduduknya salah satu terbanyak di Indonesia, distribusi formasi yang harus jelas, kami akan berkoordinasi bersama disdik dan BKD mengenai formasi guru di Jawa Barat," katanya.


    Abdul Haris menekankan bahwa Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus memformulasikan dan memberikan semacam masukan kepada pihak-pihak terkait.


    “Kami minta kepada disdik dan BKD akan melakukan evaluasi terhadap kendala yang ada pada proses tahapan penerimaan guru P3K," ycap Haris.


    Dirinya juga mengapresiasi langkah yang ditempuh para guru honorer dan tenaga kependidikan selama ini. Pihaknya siap mengawal tuntutan tersebut ke pemerintah pusat.


    “Kami akan mengkomunikasikan bersama pemerintah pusat dalam hal ini Komisi X DPR RI," pungkasnya.


    Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya berpesan agar kepada semua penyelenggara mulai dari pusat sampai daerah untuk sekalu melakukan evaluasi berkala agar kedepan apabila ada kekurangan bisa diperbaiki di tahap selanjutnya.


    “Harapan kami mohon ada evaluasi bagi semua penyelenggara di pusat maupun di provinsi dan di daerah sebagai pemberi input agar kekurangan di tahap satu bisa di perbaiki di tahap dua dan tiga dan kalo memang masih ada kekurangan bisa di perbaiki di tahun depan lagi," tambahnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bank Dunia Perbarui Indikator Garis Kemiskinan, 13 Juta Jiwa Warga Indonesia Jatuh Miskin
    Jelang Sidang Perkara Ferdy Sambo, KY Siapkan Safe House untuk Hindari Intimidasi Pada Hakim
    Lindungi Hakim yang Sidangkan Perkara Sambo, KY Siapkan Skema Perlindungan
    Emak-emak Kejar Guru Ngaji yang Diduga Cabul Hingga ke Polsek
    Evakuasi Jasad Anggota MIT Poso yang Tewas Dalam Baku Tembak Terkendala Medan Berat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads