Hot News


Opini


    Jembatan Cirahong Sudah Tak Layak Dilalui, DPRD Jabar Bakal Bantu Pembangunan Jalan Alternatif

    • Senin, 6 September 2021 | 12:37:00 WIB
    • 0 Komentar


    Jembatan Cirahong Sudah Tak Layak Dilalui,  DPRD Jabar Bakal Bantu Pembangunan Jalan Alternatif
    Pengendara Motor Melintasi Jembatan Cirahong net

     

    JuaraNews, Bandung - DPRD Jabar siap membantu pembangunan jalan alternatif jembatan pengganti Cirahong di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis. Hal itu dikarenakan jembatan peninggalan Belanda itu kondisinya sudah kurang layak untuk dilalui kendaraan.


    Kini, jembatan alternatif tersebut sudah tak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih sesuai keputusan dalam rapat bersama antara PT KAI Daop 2 Bandung, Dirjenka, BTP Jawa Bagian Barat, Dishub Provinsi Jawa Barat, Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Dishub Kabupaten Ciamis, Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya dan Dinas PUPR Kabupaten Ciamis, serta para pihak terkait lainnya.


    Anggota komisi IV DPRD Jabar, Kusnadi mengatakan kedua Pemda sudah berencana membangun jembatan alternatif yang dinamai jembatan Batman. Menurutnya, Penamaan Jembatan Batman sendiri diambil dari singkatan kedua wilayah desa di dua daerah tersebut, yakni dari Kelurahan Benteng di Kabupaten Ciamis, dan Kecamatan Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya.


    "Jembatan Ciharong kalau dipaksakan dilalui kendaraan roda dua dan roda empat saya kawiatirkan ada kecelakaan karena usianya sudah terlalu tua. Jembatan Batman bisa saja jadi alternatifnya," katanya, Senin (6/9/2021).


    Kusnadi mengungkapkan, pembangunan jembatan Batman itu sebetulnya masuk kedalam ranah kedua kabupaten tersebut. akan tetapi, lanjutnya, jika Pemda menyerahkan desainnya maka pihaknya siap membantu
    mulai dari perencanaan dan pembangunan.


    "Kita sulit juga karena status jalan berdasar di kewenangan kabupaten. Jembatan Batman bisa saja tergantung dari anggaran yang ada, kalau anggaran kabupaten ada silahkan kita mendukung saja, tapi kalau mau di bantu Pemprov harus ada pelimpahan desainnya," katanya.


    Politisi Partai Golkar ini menambahkan, Jembatan Ciharong dengan panjang 150 Meter itu usianya sudah terlalu tua, sehingga riskan kecelakaan jika terus dilakukan kendaraan roda dua mau rosa empat.


    "Kita sebetulnya akan memperbaiki komisi 4 sudah melihat kesana kita jembatan dengan panjang 150 meter. Mendukung untuk dilalui roda dua dan pejalan kaki untuk keselamatan masyarakat. Kalau kita paksain nanti celaka kan tidak bagus juga," tutupnya.


    Sebagaimana diketahui, Jembatan Cirahong yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya hanya diizinkan untuk lalulintas pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda 2 (R2).


    Hal ini, katanya berdasarkan keputusan rapat bersama antara PT KAI Daop 2 Bandung, Dirjenka, BTP Jawa Bagian Barat, Dishub Provinsi Jawa Barat, Dishub Kabupaten Ciamis, Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Dinas PUPR Kabupaten Ciamis dan Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya.


    Sebelumnya pada tanggal 1 Agustus s.d 31 Agustus 2021 telah dilakukan uji pembebanan jembatan Cirahong, yang hanya diizinkan untuk lalulintas pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua (R2) saja.


    "Hasil dari uji pembebanan tersebut didapat kesimpulan yang merujuk kepada rekomendasi KNKT bahwa semua jembatan yang berusia diatas 100 tahun harus dilakukan audit struktur jembatan secara menyeluruh sehingga tindakan preventif dilakukan untuk menutup jembatan tersebut bagi lalulintas kendaraan diatas R2," ujar Manajer Humasda PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar: Masuk Dunia Digital, Banyak UMKM tak Siap Lonjakan Permintaan Pasar
    Komisi I DPRD Jabar Minta KPU Daerah Samakan Persepsi Terkait Piplres 2024
    Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match
    Danseskoad Meninjau KKL Studi Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXI Seskoad
    Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads