Hot News


Opini


    Bantu Penanganan Covid-19 di Jabar, OTSUKA Sumbang 450 Oksigen

    • Jumat, 3 September 2021 | 14:11:00 WIB
    • 0 Komentar


    Bantu Penanganan Covid-19 di Jabar, OTSUKA Sumbang 450 Oksigen
    Penyerahan Bantuan Oksigen PT. Amerta Indah Otsuka kepada Perwakilan Pempov Jabar, Jum'at (3/9/2021) bas

     

    JuaraNews, Bandung - Perusahaan asal Jepang PT. Amerta Indah Otsuka donasikan 450 tabung oksigen untuk penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Selain itu 100 unit Regulator juga diberikan perusahaan yang memiliki pabrik di Kabupaten Sukabumi ini.


    Donasi diserahkan oleh Sudarmadi Widodo selaku Human Capital and Corporate Affair Director PT Amerta Indah Otsuka kepada Pemerintah Jawa Barat melalui Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat dan diterima langsung oleh perwakilan dari Harian Posko Oksigen Jawa Barat di Kota Bandung, Jum'at (3/9/2021).


    Sudarmadi Widodo mengatakan donasi diberikan pemerintah Jawa Barat sebagai upaya penanggulangan Covid-19, pasalnya, Jawa Barat salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, sehingga memiliki tantangan terbesar dalam penanganan Covid-19.


    Selain itu, juga oksigen diberikan sebagai antisipasi pemerintah apabila dikemudian hari terjadi lonjakan kasus, sebagaimana diketahui kasus Covid-19 di Jabar meningkat pertengahan tahun ini mengakibatkan kebutuhan oksigen pun tinggi.

     

    "Penanganan Covid-19 bukan tanggung jawab pemerintah melain seluruh elemen masyarakat,Walaupun kasus Covid-19 di Jawa Barat sudah menurun, namun kesiap siagaan perlu dilakukan," katanya disela-sela penyerahan.


    Sementara itu, perwakilan Harian Posko Oksigen Jawa Barat, Ruli Adi Prasetya mengatakan oksigen ini nantinya akan disalurkan ke rumah sakit sebagai antisipasi lonjakan kasus.


    "Jadi kami berharap dengan bantuan ini dapat menambah kapasitas di RS sehingga terjadi kekurangan bisa cepat tertangani. Karena Posko belum tentu bisa serta merta mengisi tabung oksigen milik vendor," katanya.


    "Sebagian besar memang kami distribusikan ke RS. Jadi siapa yang butuh kami distribusikan tapi beberapa bulan kemudian akan diambil kembali untuk didistribusikan ke tempat lainnya," tambahnya.


    Dia mengatakan antisipasi dilakukan hal itu seiring adanya pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali. "Kita takutkan adanya kenaikan kasus Covid-19 kan PPKM mulai dilonggarkan lagi. Masyarakat mulai ramai-ramai mulai melakasanan liburan. Jadi jangan sampai kejadian lagi kita tidak siap, kan kita sudah belajar dari Juli," tandasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar: Masuk Dunia Digital, Banyak UMKM tak Siap Lonjakan Permintaan Pasar
    Komisi I DPRD Jabar Minta KPU Daerah Samakan Persepsi Terkait Piplres 2024
    Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match
    Danseskoad Meninjau KKL Studi Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXI Seskoad
    Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads