free hit counter code Dikepung Covid-19, Masyarakat Cibitung Kabupaten Bekasi Diminta Waspada - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Dikepung Covid-19,  Masyarakat Cibitung Kabupaten Bekasi Diminta Waspada
bas Anggota DPRD Jabar, Achdar Sudrajat

Dikepung Covid-19, Masyarakat Cibitung Kabupaten Bekasi Diminta Waspada

JuaraNews, Bandung -

Anggota DPRD Jabar Achdar Sudrajat mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi postif Covid-19 di Kecamatan Bitung, Kabupaten Bekasi masih tinggi. Achdar katakan hal itu saat melaksanakan fungsi pengawasan PPKM darurat pekan lalu.


Menurutnya, Kecamatan Cibitung terdiri dari 7 kelurahan atau desa, yakni Cibuntu, Kertamukti, Muktiwari, Sarimukti, Sukajaya, Wanajaya, dan Wanasari. Jumlah penduduknya sekitar 300.000 jiwa. Mereka yang terpapar covid-19 adalah 467 orang.


"Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi dikepung Covid-19, maka harus waspada, ini tandanya pandemi belum berakhir," katanya, Kamis (15/7/2021).


Lebih lanjut Achdar mengatakan, Menurut Keterangan Pak Encun Sunarto Camat Cibitung, karena hasil pemeriksaan PCR lambat, maka angka hasil pemeriksaan dengan swab antigen dianggap sebagai hasil PCR.


Selain itu, keterbatasan pelayanan labkesda kedodoran karena banyaknya yang diperiksa sehingga hasil swab menjadi lambat. Langkah yang diambil bertujuan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Khusus di Desa Warnasari saja jumlah warga yang positif covid-19 adalah 249 orang, Desa Wanajaya 209 orang.


"Semua data dari kecamatan ini sudah terintegrasi di dalam Pikokabsi. Memang ada data sandingan dari Polres Metro Bekasi, tetapi angkanya tidak berbeda jauh, mungkin karena selisih waktu input saja," ucap politisi partai Demokrat ini. (*)

bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Bey Machmudin Lantik Tiga Penjabat Kepala Daerah
Legislator Minta Permasalah RKB Segera Diatasi
3 Raperda Prakarsa DPRD Jabar Tuntas Dibahas
Bey Target Swasembada Pangan di Jabar
Legislator Minta Regulasi PPDB Zonasi Dievaluasi

Editorial



    sponsored links