Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Hari Pertama Kerja, Hanya 0,4 Persen Pegawai Pemprov Jabar tak Masuk Kantor tanpa Keterangan



    Hari Pertama Kerja, Hanya 0,4 Persen Pegawai Pemprov Jabar tak Masuk Kantor tanpa Keterangan

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar memanfaatkan aplikasi K-Mob untuk mengukur tingkat kehadiran pegawai terutama pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran, Senin (17/5/2021).

     

    Hasilnya sebelum semua perangkat daerah melaporkan secara manual, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah mengetahui lebih dulu persentase tingkat kehadiran pegawai baik ASN maupun non-ASN.  

     

    Menurut Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKD Jabar Anita Ratnaningsih Supriyo, data kehadiran pegawai merupakan rekapitulasi per pukul 10.00 melalui aplikasi K-Mob. Datanya masih terus diperbarui, namun BKD sudah mendapat gambaran kasarnya.

     

    "Data ini per jam 10.00 pagi. Kita masih terus merekap sampai data akhir kita dapatkan, terutama yang tanpa keterangan itu,” katanya, Senin (17/5/2021).  

     

    Diketahui, sebanyak 90,36 persen masuk kantor dari total 36.005 pegawai Pemprov Jabar. Sementara 0,53 persen pegawai cuti, dan 9,1 persen tidak masuk kantor dengan konfirmasi atau atas izin atasan. Sedangkan sisanya atau sekitar 0,4 persen tidak masuk kantor tanpa keterangan.

     

    "Yang cuti itupun ada cuti melahirkan, sakit, dan alasan penting. Sementara sisanya yang tanpa keterangan masih kita himpun datanya untuk menghitung punishment yang akan diterapkan," ujar

     

    Anita mengatakan, walaupun BKD telah mendapatkan data dari K-Mob, namun perangkat daerah tetap diminta menyetorkan data tingkat kehadiran pegawai secara manual. "Meskipun demikian kami tetap meminta semua OPD agar segera mengirimkan data ke BKD untuk diproses," ujarnya.

     

    K-Mob merupakan aplikasi untuk mengukur tingkat kehadiran pegawai secara real time memanfaatkan teknologi Wifi dan GPS. Skemanya meliputi kehadiran pegawai di dalam dan luar kantor, pengajuan dan persetujuan atasan dalam usulan dinas luar,cuti, lembur, dan izin. Kemudian, ketidakhadiran tanpa keterangan dan penindakan disiplin, laporan presensi personal dan unit kerja, serta laporan dinas luar.

     

    K-Mob dapat diakses pegawai menggunakan handphone baik yang berbasis android maupun IOS. K-Mob adalah bagian dari merit system dan smart province yang dikembangkan Pemprov Jabar, sesuai amanat PP 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan PP 53/ 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Presiden Jokowi: Vaksinasi Massal Percepat Kekebalan Komunal
    Demokrat Jabar Tolak Keras Rencana Pemerintah Pungut PPN Sembako dan Pendidikan
    Gubernur Ridwan Kamil Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 Masih Terkendali
    PPSDM Geominerba Berikan Pelatihan P3K bagi ASN KESDM
    Jabar Quick Response Bantu Pemulangan Jenazah Mahasiswi asal Papua
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads