Hot News


JN-TAM

Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Dispangtan Kota Bandung Pastikan Stok Pangan Aman Sampai Akhir Tahun

    • Selasa, 17 November 2020 | 16:12:00 WIB
    • 0 Komentar


    Dispangtan Kota Bandung Pastikan Stok Pangan Aman Sampai Akhir Tahun

    JuaraNews, Bandung - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memastikan stok pangan di Kota Bandung aman hingga akhir tahun ini. Sehingga harga kebutuhan pokok diprediksi relatif normal.


    "Saat ini dan beberapa waktu ke depan untuk ketersediaan pangan atau ketahanan pangan masih dalam taraf yang relatif aman dan cukup. Bahkan hingga akhir tahun, terutama ketersediaan beras," ungkapnya, Selasa (17/11/2020).

     

    Ia mengungkapkan, kebutuhan pangan di Kota Bandung cukup tinggi. Namun di masa pandemi Covid 19 ini mempengaruhi pasokan dan distribusi pangan di Kota Bandung. Hal itu diduga akibat menurunnya daya beli masyarakat.

     

    Komoditas pangan seperti beras, daging (sapi dan ayam), telur, ikan dan olahannya, sayur mayur, dan buah buahan di pasok dari luar Kota Bandung. 

     

    Beras sebagaian besar masih dipasok dari wilayah Jawa Barat. Sedangkan telur mayoritas dipasok oleh wilayah Blitar dan Priangan Timur.

     

    Menurutnya, secara geografis Kota Bandung memang menguntungkan. Meski tidak memiliki lahan pertanian, Kota Bandung adalah Kota kolektif-distributif. 

     

    "Secara alamiah produsen mendatangi Kota Bandung. Bukan hanya untuk kebutuhan Kota Bandng tetapi untuk mendistribusikannya kembali ke daerah lainnya," papar Gin Gin.

     

    Namun agar tak tergantung pada daerah lain, Gin Gin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini memiliki program yang dinamakan Buruan SAE. Buruan yang berarti halaman dan SAE merupakan singkatan dari Sehat, Alami, dan Ekonomis. 

     

    Program ini merupakan program urban farming yang terintegrasi. Tujuannya untuk menanggulangi ketimpangan permasalahan pangan melalui pemanfaatan pekarangan atau lahan yang ada dengan berkebun.

     

    Sejauh ini, Program Buruan SAE yang dimulai di akhir tahun 2019 ini telah mencapai 128 titik yang tersebar di 151 Kelurahan yang ada di Kota Bandung.

     

    "Program ini akan terus kita kembangkan dan kita dorong agar Buruan SAE ini menjadi sebuah budaya yang melekat di masyarakat. Sehingga ketahanan pangan di Kota Bandung terus aman," tutur Gin Gin. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wakil Wali Kota Bandung: Kalau Memungkinkan, Saya Siap Divaksin
    Pengamat: Revisi UU ITE Sebaiknya Lihat Dari Luar Negeri
    Pemkot Bandung bakal Tambah Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19
    Pemerintah Bangun Jalur Kerta Api Ganda antara Kiaracondong-Cicalengka
    Libur Imlek, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads