PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Masyarakat Diimbau Waspada Ancaman Tanggul Jebol saat Musim Hujan

    • Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:53:00 WIB
    • 0 Komentar


    Masyarakat Diimbau Waspada Ancaman Tanggul Jebol saat Musim Hujan
    Tanggul Jebol Net

    JuaraNews, Bandung - Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi ancaman terjadinya tanggul jebol atau kirmir sungai yang roboh saat musim hujan.

     

    Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung, Dian Rudianto mengingatkan, bencana tersebut berpotensi terjadi bukan hanya karena curah hujan tinggi tetapi juga mengingat kondisi bantaran sungai yang semakin padat oleh bangunan dan tidak terawat dengan baik.

     

    “Bukan hanya karena disebabkan oleh hujan seperti banjir, tapi ada potensi lain yang perlu masyarakat waspada. Di antaranya misalnya kirmir roboh atau tanggul jebol,” ucap Dian, di Bandung, Selasa, (27/10/2020).


    Dian mengatakan, Kota Bandung berada di cekungan terendah. Sehingga debit air sungai yang mengalir akan lebih besar sekalipun di kawasan kota belum diguyur hujan.


    “Walaupun di Kota Bandung belum hujan, kita sudah lebih dulu dapat kiriman air apabila di utara sudah hujan. Makanya kalau kita minta perkiraan cuaca ke BMKG itu bukan untuk Kota Bandung tapi untuk Bandung dan sekitarnya,” jelasnya.


    Menurut Dian, setiap daerah bantaran sungai di Kota Bandung memiliki potensi yang sama terjadi kirmir yang roboh. Terlebih di daerah permukiman yang bangunannya terus merangsek ke pinggir bantaran sungai.


    “Di seluruh daerah aliran sungai disebut rawan. Karena pembangunan di sekitar daerah aliran sungai ini berisiko. Menambah ruangan sampai ke bantaran sungai. Padahal itu dilarang,” jelasnya.


    Ia tidak memungkiri di tahun 2020 ini terdapat penambahan kasus bencana akibat hydrometeorologi dibandingkan tahun lalu. Seperti kejadian longsor pada 2019 lalu terjadi 7 kali. Sedangkan pada 2020 ini tercatat sudah ada 19 kali.


    Kemudian bencana kirmir roboh juga dipaparkan Dian tercatat sudah 10 kali di 2020 ini. Padahal di sebelumnya tidak terpantau ada peristiwa kirmir roboh di sepanjang 2019 lalu


    Untuk kasus banjir, pada 2019 dan 2020 terjadi 11 kali. Sedangkan angin puting beliung terjadi dua kasus pada 2019 dan satu kali pada 2020.


    Pada tahun 2109 terjadi 16 kali pohon tumbang. Sedangkan tahun ini sebanyak 9 kali. Sementara untuk bangunan roboh di 2019 itu sebanyak 3 kali. Sedangkan tahun ini tidak ada bangunan roboh.


    “Bencana hydrometeorologi pada 2019 terdapat 39 kejadian. Sedangkan pada 2020 sampai September terjadi 43 kejadian. Ditambah kemarin seeprti di Cidadap, Astananayar, Pagaraih, Sukagalih jadi sampai sekarang ada 48 peristiwa,” ujarnya.


    Kendati urusan penanggulangan bencana di Kota Bandung tergabung di satu dinas, yakni Diskar PB, namun Pemerintah Kota (Pemkot) sudah membuat Satuan Tugas (Satlak) khusus. Yaitu Satlak Penanggulangan Bencana yang berisi gabungan unsur pemerintahan di Kota Bandung. 


    “Untuk Diskar PB saja kita ada 350 orang personil siap siaga penuh termasuk di empat UPT (Unit Pelaksana Teknis). Setiap UPT berjaga 10-15 orang,” katanya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dinkes Kota Bandung Diminta Segera Tangani Kasus Covid-19
    Akui Lonjakan Covid-19 di Jabar, Gubernur Minta Pemerintah Pusat Tiadakan Libur Idul Adha
    Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung Tinggi,  Pemkot Siapkan Sejumlah Kebijakan Baru
    Kebutuhan Meningkat, PMI Kota Bandung Kesulitan Dapatkan Plasma Konvalesen
    Pemkot Bandung Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19
    Berita Terdahulu
    Bank BJB kanan

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads