ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    BKKBN RI Segera Tangani Stunting, Terutama di Jabar

    BKKBN RI Segera Tangani Stunting, Terutama di Jabar

    • Kamis, 3 September 2020 | 18:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI saat ini akan memfokuskan penanganan stunting di Jawa Barat. Hal itu dikarenakan angka stunting di Jabar cukup tinggi mencapai 37% dan Nasional berada di 27%.

     

    Demikian di ungkapkan, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN RI Muhammad Rizal Martua Damanik, Menurut-nya Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

     

    "Maka dari itu penting bagi kita saat ini terus menekan stunting terlebih di Jawa Barat, karena Jawa Barat merupakan lumbung kehidupan Indonesia dengan mengantungi lebih dari setengah populasi Indonesia dan saat ini stunting di Jabar pun masih cukup tinggi berada di angka 37% dan Nasional berada di 27%," katanya, Saat menghadiri penghargaan Manggala Karya Kencana, di Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2020).

     

    Sedangkan, katanya batas minimum yang di canangkan PBB untuk sebuah negara berada di 20% sehingga BKKBN mengharapkan persoalan stunting segera terselesaikan, hal itu agar tidak mempehambat perekambang generasi penerus bangsa.

     

    Selain Permasalahan stunting, persoalan pernikahan anak usia dini dan 1000 hari kehidupan juga memang menjadi permasalahan kompleks yang harus di tangini oleh semua pihak. Pasalnya penanganan tidak bisa tuntaskan hanya dengan memfokuskan satu permasalahan.

     

    "Kami harus menyelesaikan permasalahan tersebut secara bersama sama dan beriringan, maka dari itu BKKBN selalu menggandeng stakeholder yang strategis seperti PKK. Untuk bersama sama menuntaskan permasalahan besar yang menghambat perkembangan bangsa," ujarnya. 

     

    Untuk diketahui, BKKBN RI memberikan Penghargaan "Manggala Karya Kencana" kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi, atas dedikasi besarnya terhadap program KB selama lebih dari 3 tahun.

     

    Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi Yani Jatmika Marwan mengaku, sangat bersyukur dengan adanya apresiasi dari BKKBN RI atas penghargaan ini. Meski begitu ia mengaku belum berpuas diri dengan penghargaan ini karena ia menilai masih banyak tugas besar yang belum usai di Kabupaten Sukabumi.

     

    "Kami bersyukur atas penghargaan yang di berikan BKKBN RI melalui BKKBN Jabar, tapi kami masih belum puas karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami atasi seperti stunting, pernikahan anak di usia dini, dan masalah 1000 hari kehidupan. Hal ini menjadi sangat penting karena ini akan mempengaruhi kualitas dari penerus bangsa," ungkapnya.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Solidaritas Kuota PSI Jawa Barat untuk Anak Didik Mulai Tahun Ajaran Baru 2020/2021
    Thesis Feodalisme Kampus Versi Wagoen Disusul oleh Versi Rocky Gerung
    Pengurus Golkar tingkat Desa dan Kecamatan  Dorong Ade Barkah Surahman Jadi Gubernur Jabar 2024
    Universitas Widyatama Bandung, Terima 2300 Mahasiswa Baru
    Atalia Kamil: Pentingnya Komunikasi Efektif di Masa Pandemi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads