free hit counter code Pekerja Migran Kembali ke Tanah Air, Gugus Tugas Bantu Penanganan - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Pekerja Migran Kembali ke Tanah Air, Gugus Tugas Bantu Penanganan
(bnpb.go.id) Laksma TNI Ribut Eko

Pekerja Migran Kembali ke Tanah Air, Gugus Tugas Bantu Penanganan

JuaraNews, Jakarta – Berdasarkan data Siskotln yang terintegrasi dengan Simkim dari 1 Januari hingga 25 Juni 2020, jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke tanah air mencapai 39.005. Gugus Tugas Nasional menerapkan protokol kepulangan sehingga penularan covid-19 dari imported case dapat diminimalkan.

 

Menghadapi kepulangan para PMI, Gugus Tugas Nasional bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan kementerian terkait lain memberikan pelayanan dan perlindungan. Di bawah bidang Operasi, Gugus Tugas Nasional melakukan penanganan kepada para PMI. Penanganan tersebut mencakup pemantauan mulai dari kedatangan di Indonesia hingga mereka menjalani tes kesehatan, termasuk pengujian sampel.

 

Wakil Koordinator Subbidang Pengamaan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Nasional, Laksma TNI Ribut Eko, mengatakan, melakukan karantina kepada mereka yang hasil tes menunjukkan positif covid-19 hingga proses pengembalian ke kampung halaman.

 

“Kami memonitor mulai dari kedatangan sampai ke Indonesia, kemudian sampai dia di-testing, positif atau negatif, kemudian dikarantina, sampai pengembalian,” ujar Laksma Eko pada dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Minggu (28/6).

 

Kedatangan para pekerja migran terpantau di pintu masuk negara, seperti Batam, Jakarta, dan Benoa. Pihaknya bekerja sama dengan satuan tugas pelaksana di lapangan untuk memonitor kedatangan PMI melalui debarkasi pelabuhan dan bandar udara.

 

Sedangkan untuk memfasilitasi pekerja yang terpapar virus SARS-CoV-2, Gugus Tugas mengoperasikan rumah sakit darurat khusus covid-19 di Pulau Galang atauWisma Atlet Kemayoran, serta tempat karantina.

 

“Kemudian yang karantina, tempat yang disediakan oleh negara, di Pademangan, itu yang masa tunggu hasil PCR-nya. Bisa tiga hari. Mereka setelah dinyatakan negatif, barulah, kita bekerja sama dengan BP2MI,” lanjutnya.

 

Selanjutnya, BP2MI akan memfasilitasi kepulangan para pekerja migran ke kampung halamannya.

 

Dalam pelayanan terhadap para pekerja migran tersebut, Gugus Tugas Nasional bekerja sama dengan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI memberikan perlindungan kepada mereka, seperti pemaksaan untuk menggunakan jasa travel maupun penukaran dolar ke pihak tertentu.(*)

Oleh: JuaraNews / ayi

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


3 Raperda Prakarsa DPRD Jabar Tuntas Dibahas
Bey Target Swasembada Pangan di Jabar
Sekretariat DPRD Jabar Gelar Halal Bihalal
Pentingnya Insan Perbankan Akan Bahaya korupsi
Ini Jalur Alternatif di Jabar saat Arus Balik

Editorial



    sponsored links