Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Target 3.000 Orang, BIN dan Pemkot Bandung Kolaborasi Gelar Rapid Test
    (humas kota bandung) Rapid test

    Target 3.000 Orang, BIN dan Pemkot Bandung Kolaborasi Gelar Rapid Test

    JuaraNews, Bandung –Badan Intelijen Negara (BIN) berkolaborasi dengan Pemkot) Bandung menggelar rapid test di Gedung Promosi Bandung, Jalan Cijerah, Kamis (25/62020). Ini merupakan upaya BIN dan Pemkot Bandung memutus mata rantai virus corona.

     

    Kegiatan ini akan berlangsung hingga Sabtu (27/6/2020) mendatang. Targetnya, 3.000 orang mengikuti tes tersebut.

     

    Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI Suyanto, serta anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, hadir saat acara pembukaan.

     

    Oded berterima kasih kepada BIN yang telah menyelenggarakan rapid test secara massal di Kota Bandung.

    “Alhamdulilah di Kota Bandung dilaksanakan selama 3 hari. Pemkot Bandung mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran BIN yang memiliki program ini,” tutur Oded.

     

    Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, penyebaran virus sedang berjalan landai. “Kasus meninggal berjumlah 40 orang. Sedangkan sembuh cukup banyak. Di tempat isolasi pun sudah pada pulang,” ujarnya.

     

    Oded berharap rapid test ini menjadi bagian kolaborasi sebuah semangat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

     

    Sementara itu, Suyanto menegaskan, rapid test massal tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    “Kita bekerja sama dengan gugus tugas melaksanakan rapid dan swab test di wilayah Jawa Barat. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.

     

    Pada kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, BIN menyiapkan 40 tenaga medis dibantu 15 anggota BIN Daerah (Binda). “Sebanyak 40 tenaga medis dan dokter dibantu oleh anggota Binda 15. Targetnya, setiap hari menguji 1.000 orang,” kata Suyanto.

     

    Hari pertama, hingga pukul 09.30 WIB, satu orang dinyatakan reaktif dan langsung dilanjutkan dengan swab test. “Nanti kita akan swab, begitu di-swab jika positif kita lanjutkan ke Dinkes dan gugus tugas,” tuturnya.

     

    Sedangkan Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mengatakan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendeteksi penyebaran virus Corona. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk semakin mengedepankan hidup sehat.

     

    “Masyarakat harus siap untuk hidup sehat. Protokol kesehatan harus dijaga. Pakai masker dan sebagainya. Kalau itu dilakukan, maka masyarakat sehat dengan imun yang kuat,” kata Asep.

     

    Salah satu peserta yang ikut adalah, Deden Muchtar (49) yang sehari-hari berkeja sebagai Tim Gober Kelurahan Cigondewah Kaler. “Mudah–mudahan hasilnya negatif. Insya Allah, jajaran tim Gober sehat semuanya,” kata Deden.(*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kembangakan SDM, Sang Legislator Buka Perguruan Kickboxing dan Muay Thai   
    Berat Badan Turun Drastis, Daniar PiIih Muay Thai untuk Olahraga Kebugaran
    Pakar Epidemiologi: Tren Peningkatan Sudah Diprediksi
    500 Orang Ikut Swab Test di Balai Kota, di Antaranya Warga Sekitar Kawasan Secapa AD
    Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads