free hit counter code Koperasi Alumni Unpad Perkuat Akses Bisnis UMKM - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Koperasi Alumni Unpad Perkuat Akses Bisnis UMKM

    Koperasi Alumni Unpad Perkuat Akses Bisnis UMKM

    JuaraNews, Bandung - Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) menggandeng ratusan Komunitas UMKM dalam rangka meningkatkan pengembangan dan perkuat akses bisnis.

     

    Calon Ketua Ikatan Alumni Unpad, Ary Zulfikar (Azoo) mengatakan, perkembangan UMKM tersebut karena koperasi membantu anggotanya, dengan cara membuka akses dari hambatan-hambatan dalam kegiatan bisnis. Dalam hal ini, koperasi yang berbasis komunitas dan menjunjung tinggi asas kekeluargaan tersebut, membantu dan memudahkan akses dana, akses pasar, dan memberikan pembinaan.

     

    "Kita menerapkan asas kekeluargaan bukan persaingan yang saling menjatuhkan dan membantu mereka dalam akses pendanaan, akses pasar, dan pembinaan," kata Azoo, sapaan akrabnya di Bandung, Senin (15/6/2020).

     

    Dia menjelaskan perkembangan koperasi alumni yang digagasnya berawal saat dia melihat peluang ekonomi yang besar dari potensi-potensi alumni yang melakukan kegiatan bisnis. Sebelum koperasi ini diresmikan, Azoo pernah melakukan survei di beberapa komunitas alumni di Unpad. Sebanyak 70 persen dari mereka ternyata melakukan kegiatan usaha. Namun memiliki kendala dalam hal akses dana dan akses pasar.

     

    "Selain itu, banyak dari mereka melakukan kegiatan UMKM karena hobi. Padahal kalau hobi dijalankan dengan benar bisa mendapatkan penghasipan besar," ucap Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.

     

    Hal itu yang membuat Azoo mencetuskan ide mendirikan koperasi UMKM alumni Upad. Azoo menyatakan, koperasi tersebut akan menjadi wadah untuk membantu para alumni yang ber-UMKM dengan memudahkan hambatan-hambatan mereka dalam berusaha, seperti akses dana, pasar dan pembinaan.

     

    "Saat pertama dibuka sudah ada 200 lebih orang mendaftar menjadi UMKM dan respons masing-masing alumni. Baru bergabung mereka sudah disediakan pasar yang pembelinya para alumni. Ini karena marketplace sifatnya komunitas. Jadi tidak saling membunuh. Meskipun produk yang dijual sama tapi kerekatan keluarga tidak sampai saling menjatuhkan," jelasnya.

     

    Selain itu, koperasi ini membagi kelompok sesuai produk yang dijual, ada kelompok makanan dan juga jasa. "Hampir semua yang kita butuhkan dalam keseharian ternyata diproduksi UMKM alumni. Kalau mau beli bunga, alumni ada. Rendang juga ada," ujar Azoo yang juga Anggota Koperasi UMKM alumni Indonesia, dan Komunitas Alumni Unpad.

     

    Koperasi ini juga berupaya memberikan bimbingan kepada anggota. Dalam hal ini, Azoo menjelaskan usaha koperasi dalam mengupayakan hak paten dari produk hasil inovasi salah satu anggota.

     

    "Ada alumni yang menciptakan alat pipis yang digunakan dalam perjalanan. Lalu saya tanyakan sudah dipatenkan belum. Dia bilang belum. Saya bilang mari gabung ke koperasi, kita bantu patennya, bantu pemasarannya," ungkap Azoo.

     

    Bahkan, Azoo menyatakan ada pelaku UMKM alumni Unpad yang telah berhasil menembus pasar internasional. Pihaknya juga ditawarkan kerja sama untuk memenuhi kebutuhan pasokan kopi, teh, produk pangan, dan fesyen ke Australia dan Maroko.

     

    Menurut Azoo, saling membantu tak lepas kaitan dengan moto hidupnya, yakni hidup tak bermakna bila tak berguna bagi orang lain.

     

    "Karena itu, mari kira mulai menyatukan visi misi, saling menghormati produksi satu sama lain. Koperasi akan terus membimbing, akses pasar kita buka networking," terangnya.

     

    "Dan kita kembalikan kepada khittahnya, ekonomi yang harusnya dikembangkan pada masa Covid ini adalah UMKM," tutupnya.

     

    Sebagai informasi, acara halal bihalal alumi Unpad yang dilakukan dalam aplikasi Zoom dihadiri oleh sekitar 160 alumni Unpad yang tersebar di seluruh Indonesia, turut hadir Ferry Mursidan Baldan mantan Menteri ATR/BPN, Rudiantara mantan Menteri Komunikasi dan Informatika. Prof. An An Chandrawulan dan Irsyad Bachtiar, Sekjen Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia dan dipandu oleh Joe PR Project dan Jakcy Band. (*)

    Oleh: ridwan / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Target 100 Juta Kunjungan Wisatawan di 2024
    Jaringan Listrik di IKN Bakal Terintegrasi Digital
    Most Outstanding Women 2024
    2 Penghargaan pada Best Regional Champion 2024
    Beli Produk Giro Dapat Cashback Ratusan Juta

    Editorial



      sponsored links