Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri
    Indra Sjafrie

    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri

    JuaraNews, Bandung – Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengungkapkan kelemahan sepak bola Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Indra Sjafri saat berbincang melalui Instagram Live Chat yang mengusung judul "Semangat Menolak Menyerah" pada Sabtu (25/4/2020).

     

    Indra Sjafri mengungkapkan masih ada hal-hal yang harus dibenahi di sepak bola Indonesia khususnya tim nasional untuk bisa tampil lebih gemilang.

     

    Pelatih asal Sumatera Barat itu menyoroti empat hal yang masih menjadi kelemahan terbesar sepak bola Indonesia yakni skill, kemampuan taktikal, fisik, dan mental.

     

    "Kadang-kadang orang sudah menganggap pemain kita ini bagus. Jadinya mereka berharap timnas juara," kata Indra Sjafri kepada Kompas.com.

     

    "Akan tetapi masih ada faktor-faktor yang perlu dibenahi. Skill, kemampuan taktikal, fisik, dan mental. Empat hal tersebut harus bagus dulu," ujar Indra Sjafri melanjutkan. Lebih lanjut, Indra menekankan kemampuan individu tersebut bisa mulai ditempa sejak dini melalui kompetisi dan pembinaan yang baik. Dimulai sejak Sekolah Sepak Bola (SSB) hingga karier profesional seperti Liga 1 disebut Indra Sjafri bisa menjadi wadah para pemain untuk meningkatkan kualitas individunya.

    "Timnas yang bagus itu berangkat dari individunya. Para pemain itu harus dibentuk sejak SSB hingga karier profesional seperti Liga 1," tegas Indra Sjafri.

    "Kalau pemain secara individu punya skill, kemampuan taktikal, fisik, dan mental yang bagus, kami sebagai pelatih mudah membuat ramuan untuk timnas yang bagus di masa depan."

     

    "Akan tetapi, jika kemampuan individunya saja belum mumpuni, setiap pelatih timnas akan mengalami kesulitan dalam mencapai prestasi," ucap Indra Sjafri.

     

    Diungkapkan Indra, kesulitan dalam mencapai prestasi bersama timnas Indonesia tersebut sering kali berakhir dengan digantinya pelatih oleh federasi.

     

    Selama Blusukan Mencari Pemain Padahal menurut Indra, setiap pelatih timnas membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk bisa membawa tim yang dilatihnya meraih prestasi yang ditargetkan.

     

    Pergantian tersebut juga dinilai Indra Sjafri tidak efektif karena program yang telah dilakukan sebelumnya praktis akan diganti seiring datangnya pelatih baru. "Kesulitan dalam mencapai prestasi tersebut berakhir pada keputusan yang dilakukan federasi untuk mengganti pelatih. Jadi itu membuat kita tidak efektif membangun timnas," ujar Indra Sjafri. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Nasib Liga I dan Liga 2 Tunggu Sikap Pemerintah
    Bila Pandemi Masih Panjang, Bhayangkara FC Usul Liga 1 Diakhiri
    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri
    Kembali ke Bandung, Pelatih PSS Siap Curi Poin di Kandang Persib
    Soal Sponsor, Kemenpora Sebut Persib dan Persikabo Langgar Undang-Undang Olahraga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 12 34
        2. Leicester City 12 26
        3. Chelsea 12 26
        4. Manchester City 12 25
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6