PSBB Bandung Raya Tangal 22 April, Warga Diminta Siap-siap - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    PSBB Bandung Raya Tangal 22 April, Warga Diminta Siap-siap
    Konperensi pers Bandung

    PSBB Bandung Raya Tangal 22 April, Warga Diminta Siap-siap

    JuaraNews, BANDUNG –Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, pada Rabu (22/4/2020) harus disertai kedisiplinan warga dan konsistensi rapid diagnostic test (RDT) massif.

     

    Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam jumpa pers terkait pemberlakuan PSBB Bandung Raya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (17/4/2020). Menurut  Emil --sapaan Ridwan Kamil, RDT masif tetap akan dilakukan di kawasan Bandung Raya untuk memetakan penyebaran COVID-19.

     

    Gubernur mengimbau masyarakat di Bandung Raya yang jumlahnya kurang lebih 9-10 juta agar melakukan adaptasi persiapan-persiapan dalam melaksanakan PSBB. "Taati aturan, kalau melanggar ada surat tilang dan teguran dari polisi. Pelaksanaan PSBB Bandung Raya ini juga akan diiringi dengan pengetesan massif sebanyak-banyaknya," kata  Emil.

     

    Gubernur  menjelaskan, RDT masif dapat menunjang keberhasilan PSBB Bandung Raya karena tujuan kekarantinaan kesehatan tersebut adalah memutus rantai penularan, merawat dan mengobati penderita COVID-19.

     

    Selain itu, Emil melaporkan,  1.200 orang terindikasi positif COVID-19 berdasarkan dari 80.000 RDT yang  disalurkan Pemprov Jabar ke-27 kabupaten/kota, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan.

     

    Sebagai tindaklanjut hasil tes cepat, menurut Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar akan menggelar tes melalui pemeriksaan dengan teknik reaksi rantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR) bagi warga terindikasi positif COVID-19.

     

    "Kami lanjutkan secara swab. Dan kami laporkan Jabar sudah membeli alat tes PCR atau swab dari Korea Selatan, sehingga bisa meningkatkan kapasitas pengetesan dari 140 sampel per hari menjadi 2000 sampel per hari," ucapnya.

     

    "Kombinasi tes masif oleh RDT dengan massifnya tes PCR, Insya Allah Jabar bisa mengendalikan dan merespons COVID-19 dengan terukur," imbuhnya.  (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dampingi Presiden Resmikan Mall, Emil Siapkan Tatanan Normal Baru di Jabar
    Cegah Arus Balik, Penyekatan Perbatasan di Jabar Ditingkatkan
    Tekan Potensi Penyebaran COVID-19 Setelah Idulfitri dengan Tes Massif
    Bani Muhyiddin Pagelaran Tetap Jaga Silaturahmi di Tengah Pandemi Covid-19
    ASN Pemda Provinsi Jabar Mulai Bekerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads