Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Sempat Naik, Harga Bawang Putih di Bandung Kini Mulai Turun

    Sempat Naik, Harga Bawang Putih di Bandung Kini Mulai Turun

    • Jumat, 14 Februari 2020 | 08:33:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Harga bawang putih di Kota Bandung relatif turun, dari semula Rp56.000-60.000 per kilogram t menjadi Rp50.000 per kilogramnya.

     

    Penurunan tersebut per Kamis (13/2/2020). berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung di 8 pasar tradisional di Kota Bandung.

     

    "Sudah turun rata-rata Rp10.000 di Kota Bandung. Lumayan. Karena kemarin melonjak cukup signifikan, naik 100% dalam waktu seminggu," jelas Kepala Disdagin Kota Bandung Eli Wasliah dalam Bandung menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (13/2/2020).

     

    Salah satu importir yang melakukan penimbunan sampai 150 ton itu diduga memanfaatkan isu penyebaran virus Corona untuk memanipulasi distribusi bawang putih yang 90% memang diimpor dari Cina. Padahal, menurut Eli, stok untuk Kota Bandung harusnya aman sampai Maret mendatang.

     

    "Kemarin Disperindag Provinsi Jawa Barat dengan Satgas Pangan Jabar menemukan ada importir menimbun bawang putih, disidak 150 ton yang disimpan di gudang Karawang Timur. Itu yang seharusnya keluar November, karena kuota 2019," beber Eli.

     

    Ia menjelaskan, isu virus Corona seharusnya tidak menjadi alasan terhambatnya impor produk holtikultura, sebab komoditas itu tidak dilarang. Pelarangan impor dari Cina hanya berlaku pada hewan hidup yang berpotensi menularkan penyakit.

     

    "Keran impor bawang putih dan hortikultura masih diizinkan impor dari Cina, yang disetop itu hewan hidup yang dianggap bisa menularkan virus. Kalau yang lainnya tidak berpotensi menularkan," katanya.

     

    Bawang putih menjadi salah satu komoditas penting di Kota Bandung, yang 90% memang diimpor dari Cina. Sedangkan 10% sisanya menggunakan varietas lokal yang secara kualitas memang tidak sama.

     

    "Bawang putih itu termasuk tumbuhan yang hidup di iklim subtropis. Kalau di Indonesia kan tropis, jadi pertumbuhannya pasti tidak optimal," ujarnya.

     

    Dalam sehari, Kota Bandung membutuhkan 93 ton bawang putih. Tingginya kebutuhan itu membuat Kota Bandung menjadi barometer harga yang terus dipantau hingga oleh pemerintah pusat.

     

    "Apalagi di Kota Bandung penduduknya banyak, dan jadi tujuan wisata kuliner," imbuhnya.

     

    Sedangkan komoditas pangan lainnya, lanjut Eli, harganya relatif normal. Sedikit kenaikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah, yakni mencapai Rp82.500 per kilogram, dan cabai keriting Rp68.000-70.000 per kilogram.

     

    "Kalau itu biasanya karena musim hujan. Jadi lebih tinggi kadar airnya sehingga lebih cepat busuk. Biasanya juga karena ada gangguan hama dan kegagalan panen," tutur mantan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian itu.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mini Lab Food Kota Bandung Masuk 15 Inovasi Terbaik Indonesia
    Di masa AKB, Diskar Kota Bandung Konsisten Laksanakan Disinfektan
    Simulasi Olahraga di Bandung, Harus Izin Gugus Tugas
    PMII Kabupaten Bandung Beraudiensi dengan Polresta Bandung
    Jalani AKB, Pemkot Bandung belum Izinkan CFD
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads