ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Diuji Coba, Awal Pebruari Mulai Dioperasikan

    Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Diuji Coba, Awal Pebruari Mulai Dioperasikan

    • Kamis, 23 Januari 2020 | 19:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Jalur  rel Cibatu-Garut akhirnya kembali bisa dilintasi lokomotif setelah puluhan tahun tidak difungsikan. Lokomotif pertama yang tiba di Stasiun Garut sekitar pukul 12.15 WIB disambut antusias masyarakat yang sudah lama menunggu.

     

    Kehadiran jenis transpotasi massal disambut sorakan gembira oleh mayarakat yang hadir, saat kereta memasuki Stasiun Garut. Suasana itu terjadi dalam ujicoba jalur kereta api Cibatu-Garut.

     

    Suara khas klakson kereta api seakan menghipnotis masyarakat yang berkumpul ke sekitar jalur rel.  Bahkan tak sedikit yang mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan telepon selulernya.

     

    Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Fredi Firmansyah mengatakan, uji coba dari Stasiun Cibatu hingga Garut ini untuk menguji kekuatan rel. Menurutnya, meski proyek reaktivasi belum rampung 100 persen, rel dari Cibatu-Garut sudah terhubung.

     

    "Ini baru uji coba. Keseluruhan uji cobanya bagus. Kami akan tetap tambah yang kurang secara teknis. Misal penambahan ballast (bagian dari badan jalan kereta api tempat penempatan bantalan rel)," ujarnya di Stasiun Garut, Kamis (23/1/2020).

     

    Fredi menyebut operasional kereta api Cibatu-Garut direncanakan dilakukan akhir Januari atau awal Februari 2020. Setelah rel terhubung, PT KAI akan menguji coba dengan satu rangkaian kereta. Terdiri dari satu lokomotif dan tujuh gerbong penumpang.

     

    "Satu gerbong itu maksimal 100 penumpang kelas ekonomi. Ada tujuh gerbong dalam satu rangkaian kereta. Uji coba gratis dulu. Kalau dibutuhkan, nantinya bisa ada kereta eksekutif," katanya.

     

    Saat ini, terang Fredi, proyek reaktivasi masih melakukan pekerjaan pembangunan stasiun di Cibatu dan Garut. Untuk sementara saat kereta beroperasional, masih menggunakan stasiun lama. "Operasional sudah bisa dilakukan. Tinggal pengembangan satu tahun ke depan untuk fasilitas lain seperti bangunan stasiun baru dan lainnya," ujarnya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    DPRD Jabar Tak Ingin Ada Klaster Baru Covid-19 di Pilkada Serentak
    Tekan Kasus Positif Covid-19,  Pemprov Jabar Bentuk Tim Khusus
    11,6 Juta Penduduk Jabar Terdata Sebagai DPS di Pilkada Serentak
    Keselamatan Tenaga Kesehatan Sama Pentingnya dengan Pasien
    DPRD Jabar Rencanakan UKK Akhir Bulan Ini
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads