Pemprov Jabar Sediakan Tempat untuk Disabilitas yang Diusir dari Balai Wyata Guna - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemprov Jabar Sediakan Tempat untuk Disabilitas yang Diusir dari Balai Wyata Guna
    Abdul Basir

    Pemprov Jabar Sediakan Tempat untuk Disabilitas yang Diusir dari Balai Wyata Guna

    JuaraNews, Bandung- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memfasilitasi penyandang Disabilitas yang keluar dari Balai rehabilitasi Wyata Guna Bandung. Fasilitas tersebut, berupa tempat tinggal sementara yang berlokasi di Daerah Cibabat, Kota Cimahi yang merupakan milik Dinas Sosial pemerintah provinsi Jawa Barat.

     

    Sebagaimana diketaui, Saat ini, Puluhan penyandang Disabilitas sejak malah hari kemarin, tidur di atas trotoar yang beratap terpal. didepan Balai rehabilitasi Wyata Guna Bandung.

     

    "Untuk tempat kamipun sudah memberikan fasilitas yang lain (untuk penyandang Disabilitas) tempat dinas sosial yang dimiliki kami pemerintah provinsi di Cibabat," ujar Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum ditemui di Wyata Guna, Jalan Padjadjaran, Kota Bandung, Rabu (15/1/2020)

     

    Tetapikan, kata Uu, tidak mungkin semuanya bakal dipindah ke Cibabat, mengingat aktivitas serta beberapa rumah para penyandang dilakukan di sekitaran Kota Bandung.

     

    "Mereka juga ada yang rumah-rumah di sekitar sini, kemudian dilihat menurut informasi yang kami terima orangtuanya juga ada yang ya berkucupan," katanya.

     

    Ditempat Dinas Sosial pemerintah provinsi Jawa Barat, lanjut Uu nanti akan diberikan fasilitas penunjang untuk penyandang Disabilitas, termasuk nantinya akan berikan perhatian-perhatian khusus jika mereka membutuhkannya.

     

    Dikatakan, Uu pemerintah provinsi Jawa Barat memiliki tanggungjawab kepada seluruh masyarakat dari semua urusan, tetapi juga Pempov memiliki aturan-aturan yang harus diputuhi oleh seluruh masyarakat.

     

    "Perlu di sampaikan kepada masyarakat bahwa bukan berarti kami tidak peduli kepada mereka, justru ini kami sudah memberikan tenggat waktu yang begitu lama, bahkan apa yang diharapkan mereka tentang sekolah, biaya dan yang lainnya sudah diberikan," tandasnya.

     

    Uu menambahkan, Langkah Balai Rehabilitasi Wyata sudah mengadakan tahapan-tahapan sesuai dengan prosedur, bahkan melaksanakan tahapan itu waktunya hampir 1 tahun.

     

    "Komunikasi lancar, apa yang disampaikan oleh pihak pemerintah sampai kepada mereka, tetapi mungkin ada hal yang belum mereka kabulkan oleh kami, maka mereka bisa Sekolah seperti ini," tutupnya. (*).

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sejumlah Tempat Ibadah Diwacanakan Buka Kembali saat Penerapan New Normal
    Jokowi Siapkan Relaksasi Bagi Petani dan Nelayan Rp 34 Triliun
    Memasuki New Normal, Pemprov Jabar Susun Panduan dan Protokol Kesehatan Covid19
    Jabar Dinilai Punya Manajemen Sangat Baik Soal Penanganan COVID-19
    Pembatalan Kereta Api Jarak Jauh dari Yogya Diperpanjang
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads