free hit counter code Ditangkap, Ini Motif Pelaku Vandalisme di Bandung - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Ditangkap, Ini Motif Pelaku Vandalisme di Bandung
    bas Pelaku Vandalisme di Bandung Ditangkap Satpol PP

    Ditangkap, Ini Motif Pelaku Vandalisme di Bandung

    • Rabu, 15 November 2023 | 10:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung memergoki pemuda sedang melakukan aksi vandalisme. Aksi tersebut langsung ditindak oleh Satpol PP Kota Bandung pada hari Minggu lalu.

     

    MF (19) melancarkan aksinya sendiri dengan membawa 7 kaleng cat semprot berbagai warna dan 1 buah tas. 

     

    MF melakukan aksi tersebut di Jalan Asia Afrika - Tambong. Sebelumnya, ia sudah pernah melakukan vandalisme di Jalan ABC. 

     

    "Kronologisnya malam sekitar pukul 23.00-23.30 WIB. Anggota kami melihat ada perbuatan pelanggaran gravity atau mural yang berujung pada tindakan vandalisme," ujar Ahli Muda (penyidik), Satpol PP Kota Bandung, Henry Kusuma di Kantor Satpol PP.

     

    Henry menambahkan, MF melakukan aksi tersebut pada tembok yang menggambar inisial nama ia sendiri. 

     

    "Hari ini kami naikan statusnya sebagai tersangka. Dia mencoret atau menggambar tembok. Sesuai pengakuannya adalah inisial nama dia sendiri," ungkap Henry. 

     

    Motifnya, lanjut Henry, melaksanakan aksinya hanya sendiri. Tidak masuk dalam komunitas atau organisasi lainnya. 

     

    "Ternyata dia hanya ingin sendiri, suntuk pasca ujian. Sesuai pendalaman tadi, perbuatan ini merupakan perbuatan kedua. Pada Oktober melakukan hal yang sama di jalan ABC, gambarnya sama inisial dia sendiri," bebernya. 

     

    Atas perbuatannya, MF melanggar Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat. 

     

    Pasal 19 Huruf A yaitu mengotori atau menempel iklan di dinding, tembok jembatan, halte, tiang listrik, pohon, kendaraan bermotor umum, rambu lalu lintas dan fasilitas umum. 

     

    "Tim penyidik ini sidang Tipiring saja. Sesuai peraturan tadi denda setinggi-tingginya Rp50 juta atau kurungan paling lama 3 bulan. Nanti dilaksanakan persidangan pada Jumat, 17 November pukul 08.00 WIB. Nantinya hakim sesuai dengan kearifannya menetapkan sanksi kepada pelanggar, apakah denda atau kurungan," ungkapnya. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Inilah Urutan Nama Caleg yang Lolos Ke DPRD KBB
    BPR Indramayu Kembali ke Status Pengawasan Normal
    SIM Keliling Kota Bandung, Hari Rabu 29 Mei 2024
    Kebebasan Pers Terancam, Jurnalis Tolak Revisi UU
    Haru Optimis Persib Tumbangkan MU di Jalak Harupat

    Editorial


      Info Kota


        Inspirasi