free hit counter code Pesona Curug Cikuluwung Bagaikan Surga Tersembunyi - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Pesona Curug Cikuluwung Bagaikan Surga Tersembunyi
    ilustrasi

    Pesona Curug Cikuluwung Bagaikan Surga Tersembunyi

    JuaraNews, Bandung - Curug Cikuluwung adalah salah satu objek wisata alam yang tersembunyi yang berlokasi di Kampung Suka Asih Desa Cibitung Wetan Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. 

     

    Curug ini berada di tengah perkampungan warga sekitar dan untuk sampai di Curug Cikuluwung pengunjung dapat membawa kendaraan sendiri, jarak antara tempat ini dengan stasiun Bogor berkisar kurang lebih 30 km waktu tempuh yang dibutuhkan dengan menggunakan kendaraan pribadi yaitu sekitar 1,5 jam. 

     

    Keunikan Curug ini memiliki telaga air terjun berwarna biru yang menakjubkan dan mampu menarik perhatian para penikmat petualangan bagi wisatawan. Curug ini pun terlihat begitu eksotis karena dikelilingi oleh bebatuan alam yang tersusun indah, serta daya tarik yang dimiliki Curug Cikuluwung ini menjadi ciri khas tersendiri dengan memiliki tebing-tebing batu yang mengelilinginya bahkan Curug Cikuluwung ini sering dijuluki sebagai Little Green Canyon, karena keelokan tebing yang mengapit sekitar Curug tersebut.

     

    Perlu diketahui Curug ini terbilang cukup berbahaya jika wisatawan tidak berhati-hati karena medan dan tebing tebing yang menjulang tinggi serta bebatuan yang terjal dan licin bisa membahayakan para wisatawan yang berkunjung, untuk itu pihak pengelola menerapkan suatu aturan khusus untuk berada di tempat ini, aturan tersebut membatasi jumlah pengunjung sebanyak 30 orang saja untuk berada di Curug ini pada setiap sesinya. 

     

    Curug Cikuluwung ini memiliki air yang menjadi salah satu daya tariknya, air yang ada di Curug tersebut berasal dari sungai Cikuluwung, sungai ini merupakan salah satu sungai yang berhulu pada Gunung Salak dengan kejernihan airnya serta panorama alam sekitar di tambah dengan perpaduan yang sempurna antara tebing-tebing batu serta airnya yang berwarna biru dan jernih maka tidak salah kalau Curug ini banyak diburu oleh pengunjung wisatawan.

     

    Kegiatan yang menarik di Curug Cikuluwung ini biasanya berfoto-foto tidak akan lengkap rasanya jika tidak melakukan aktivitas yang satu ini mengabadikan momen memang menjadi salah satu yang dicari oleh kebanyakan wisatawan. 

     

    Pengunjung dapat menggunakan pemandangan tebing-tebing batu ataupun air kolam yang jernih sebagai latar belakang foto yang diambil karena tempat ini begitu eksotis untuk diabadikan bersama keluarga atau pun Kerabat lainnya. 

     

    Selain itu air yang mengalir di tempat ini begitu murni sayang jika tidak dinikmati dengan berendam di sekitar Curug Cikuluwung ini yang airnya tidak terlalu dalam serta nuansa segar dan dingin menambah kesegaran bagi tubuh kala berendam di Curug Cikuluwung ini. 

     

    Pengelola tempat wisata Curug pun memberikan pengunjung beberapa fasilitasi yang dapat dinikmati beberapa diantaranya yaitu tempat parkir, penyewaan ban pelampung, ruang ganti, hingga mushola untuk pengunjung muslim. 

     

    Selain itu pengelola juga memberikan fasilitas pemandu bagi anak-anak yang mengunjungi tempat ini karena kondisi alamnya yang cukup berbahaya bagi anak kecil, maka pengelola buat hal ini dirasa sangat perlu untuk memandunya. Pengunjung juga ditawarkan beberapa warung yang menyediakan makanan ataupun hanya sekedar cemilan jika merasa lapar. 

     

    Itulah destinasi mengenai Curug Cikuluwung seolah menjadikan tempat ini sebuah surga tersembunyi yang ada di Kabupaten Bogor. (*) 

     

    Rdsp

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Tiga Daerah Berbahaya yang Kuasai Ilmu Kesaktian
    Waspadai Penyakit Khas Pascalebaran
    Cintanya Agus Mulyana Pada Vespa Tak Sekedar Hobi
    Cegah Ancaman Kesehatan Pasca Lebaran, Lakukan Ini
    Akhir DCDC Ngabuburit Extra Sukses Bius Bandung

    Editorial