free hit counter code Deretan Prestasi Pelatih Anyar Persib Bojan Hodak - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Daftar Pemain


    Editorial


      Jadwal Liga


      Deretan Prestasi Pelatih Anyar Persib Bojan Hodak
      (net) Bojan Hodak mengangkat trofi Liga Super Malaysia

      Deretan Prestasi Pelatih Anyar Persib Bojan Hodak

      JuaraNews, Bandung - Ditunjuknya Bojan Hodak jadi pelatih kepala Persib Bandung cukup mengagetkan publik. Pasalnya, sebelumnya nama Hodak tidak pernah muncul disebut-sebut sebagai kandidat suksesor Luis Milla tersebut.

       

      Bahkan dari sejumlah kriteria pengganti Milla yang muncul ke publik, nama Hodak tidak masuk. Salah satunya kriteria yang menyebutkan calon pelatih Persib, belum pernah berkarier di Indonesia, seperti sempat disampaikan komiisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar.

       

      Namun nyatanya siapa pelatih Maung Bandung selanjutnya jauh dari prediksi para pencinta Persib. Sebelumnya, muncul nama Djadjang Nurdjaman, Dejan Antonic, Mario Gomez, hingga yang paling santer Benjamin Mora, belum lagi duo pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo dan Kim Do-hoon. Namun memang sederat pelatih top tersebut saat ini tercatat masih memiliki kontrak dengan klubnya, sehingga manajemen Persib kesulitan mendatangkan.

       

      Lalu bagaiman profile Hodak, hingga akhirnya Maung Bandung menjatuhkan pilihannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Luis Milla dalam memawa Persib menajalani kompetisi Liga 1 2023-2024?


      Menilik rekam jejaknya sebagai pelatih, pria kelahiran Zagreb, Yugoslavia, 4 Mei 1971 lalu tersebut, cukup sarat dengan prestasi. Hampir di semua tim yang ditanganinya, Hodak sukses mempersembahkan gelar juara, paling tidak tampil sebagai runner-up. Tidak ada tim yang ditinggalkannya, tanpa koleksi trofi di lemari mereka.


      Sebelum melatih PSM Makassar di musim 2020 yang hanya beberapa pekan sebelum terhenti karena pandemi Covid-19, karier kepelatihan Hodak terbilang moncer, khususnya di Liga Super Malaysia. Tercatat, Hodak pernah menangani 5 tim Liga Super Malaysia, yakni UPB MyTeam FC, Kelantan FA, Johor Darul Ta'zim (JDT), Penang FA, dan Kuala Lumpur City FC, serta timnas Malaysia U-19.


      Bersama UPB MyTeam FC pada 2007, Hodak membawa timnya sebagai runner-up Liga Super Malaysia. Prestasinya makin meroket saat mengarsiteki Kalantan FA dan JDT.


      Bersama Kelantan FA, Hodak sukses membawa gelar juara Liga Super Malaysia pada musim 2012, juara Piala FA Malaysia pada musim 2012, dan 2013. Selanjutnya juara Piala Malaysia, pada 2012, dan sebagai runner-up pada 2013. Lalu di Piala Subangsih 2012, sebagai runner-up.


      Sedangkan bersama JDT, Hodak berhasil mempersembahkan gelar Liga Super Malaysia pada musim 2014, Piala Sumbangsih pada 2015, sebagai runner-up di Piala Malaysia 2014. Di klub terakhirnya, Kuala Lumpur City FC, Hodak sukses mempersembahkan trofi Piala AFC 2022 dan menjadi runner-up Piala FA Malaysia 2023.


      Karier Hodak di timnas junior Malaysia juga lumayan bersinar. Pelatih berpaspor Kroasia tersebjt membawa timnas Malaysia U-10 menjuarai Kejuaraan Remaja U-18 AFF 2018, setelah setahun sebelumnya tampil sebagai runner-up Kejuaraan Remaja U-18 AFF 2017. Bahkan saat itu, timnas Indonesia yang menjadi korbannya yang dikalahkan di babab semifinal.

       


      Di luar Malaysia, tepatnya di Liga Super Tiongkok, Hodak membawa Shandong Luneng tampil sebagai runner-up Piala FA Tiongkok pada 2011. Lalu di Liga Kamboja, pria yang semasa bermain berposisi sebagai center bek tersebut membawa Phnom Penh Crown tampil sebagai juara pada musim 2011.


      Karier Kepelatihan
      2006–2009 UPB-MyTeam
      2010–2011 Phnom Penh Crown FC
      2011–2012 Shandong Luneng (Assistant coach)
      2012–2013 Kelantan FA
      2014–2015 Johor Darul Ta'zim
      2016 Penang FA (CEO)
      2017–2019 Malaysia U19
      2019–2020 PSM Makassar
      2020–2023 Kuala Lumpur City FC
      2023– Persib Bandung


      Prestasi
      UPB MyTeam FC, Runner-up Liga Super Malaysia 2007
      Phnom Penh Crown, juara Liga Kamboja 2011
      Kelantan FA, juara Liga Super Malaysia 2012, juara Piala FA Malaysia 2012 dan 2013, juara Piala Malaysia 2012, runner-up Piala Malaysia 2012 2013, runner-up Piala Sumbangsih 2013
      Shandong Luneng, Runner-up Piala FA Tiongkok 2011
      Johor Darul Ta'zim, juara Liga Super Malaysia 2014, juara Piala Sumbangsih 2015, runner-up Piala Malaysia 2014

      Kuala Lumpur City FC, juara Piala AFC 2022, runner-up Piala FA Malaysia 2023
      Timnas Malaysia U-19, runner-up Kejuaraan Remaja U-18 AFF 2017, juara Kejuaraan Remaja U-18 AFF 2018. (*)

      den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Kevin Mendoza Senang Rasakan Kemenangan Perdana
      Main Stabil dalam 90 Menit Kunci Kemenangan Persib
      Revisi Kartu Merah Komdis Dinilai tak Profesional
      Tekuk PSIS 3-0, Persib Kembali Duduki Posisi 2
      Babak 1, Aksi Stefano Bawa Persib Ungguli PSIS 2-0

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Borneo FC 26 60
      2 Persib Bandung 26 45
      3 PSIS Semarang 26 43

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 20 45
      2. Aston Villa 20 42
      3. Manchester City 19 40
      4. Arsenal 20 40
      Tampilkan Detail