blog counter

Hot News


Opini


    Pick up Masuk Jurang di Ciamis, Diduga akibat Rem Blong

    • Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:05:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pick up Masuk Jurang di Ciamis, Diduga akibat Rem Blong
    Polisi memeriksa mobil pick up yang dikendarai Epeng yang masuk jurang di Panjalu, Ciamis. (Foto: Humas Polres Ciamis)

    BANDUNG, JuaraNews - Peristiwa masuknya sebuah mobil pick up ke jurang di Ciamis yang menewaskan 8 orang diperkirakan polisi disebabkan oleh tidak berfungsinya rem. Kesimpulan sementara itu diperoleh berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan dengan metode Traffick Accident Analysis (TAA).

    "Ini (rem blong-Red) baru simpulan sementara. Berdasarkan hasil pengecekan data teknisnya ada kelainan pada kondisi teknis pengereman," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Kamis (11/8/2022).

    Dari saksi korban yang berada di mobil pick up, Tompo menambahkan, kronologi kecelakaan itu berawal berangkat dengan rombongan pada Senin (8/8/2022) sekitar pukul 05.30 WIB dari Jatiwangi, Majalengka menuju ke Ciamis.

    "Saat tiba di Panjalu, Ciamis (Jalan Raya Sukamantri-Panjalu, Sukamantri, Kabupaten Ciamis-Red), terjadi kecelakaan itu," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

    Dari pemeriksaan awal dan kesimpulan sementara, tutur Kabid Humas, pick up Mitsubishi Colt T120 SS berpelat nomor polisi (nopol) E 8393 YJ yang dikemudikan Epeng, saat meluncur di jalur tersebut sempat mati mesin.

    "Dalam keadaan mati mesin itu kemudian sopir sempat berupaya menginjak rem namun kecepatan kendaraan tidak berkurang juga sehingga akhirnya jatuh masuk ke dalam jurang," tutur Kabid Humas Polda Jabar.

    Menurut hasil pemeriksaan sementara, tambah Tompo, sudah dilakukan pemeriksaan terkait dengan kondisi teknis kendaraan karena mesin tiba-tiba mati saat kejadian. Terkait kondisi mesin mobil pick up masih dilakukan pendalaman.

    "Namun dari kondisi teknis pengereman memang ada kerusakan. Maka diambil simpulan sementara bahwa terjadi ketidakstabilan pengereman saat terjadi mati mesin. Ini ini masih bersifat simpulan sementara," paparnya.

    Kesimpulan sementara itu, ujar Kabid Humas, masih perlu dicocokkan dengan beberapa keterangan yang akan dilakukan kepada sopir Epeng. Namun saat ini kondisi sopir masih luka berat sehingga masih belum bisa dilakukan pemeriksaan atau BAP.

    "Jadi masih perlu data untuk membuat simpulan terkait faktor penyebab kecelakaan ini," ujarnya.

    Korban Luka Berat Dirawat di RSUD Ciamis

    Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut mobil pick up terjun ke jurang terjadi di Jalan Raya Sukamantri-Panjalu, Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (8/8/2022). Kecelakaan tersebut mengakibatkan delapan orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka.

    Kedelapan korban tewas itu antara lain, Alimudin, Elis Erlinda. Mohamad Faris, Ade Enis, dan Rapidin. Mereka merupakan satu keluarga, yang tinggal di Blok Selasa, Desa Burujul Wetan, Kecamatan. Tiga korban tewas lainnya yaitu, Mohamad Romli asal Desa Tolengas, Kabupaten Sumedang; almarhum Yudi, warga Blok Rabu, Desa Burujul Wetan, dan Akbar, asal Desa Ranji Wetan, Kecamatan, Jatiwangi. Sedangkan tiga korban luka berat, salah satu di antaranya Epeng, sopir pick up, masih dirawat di RSUD Ciamis.

    Sementara, korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukamantri.[aw]

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads