blog counter

Hot News


Opini


  • Konsekuensi Logis PPPK
    Konsekuensi Logis PPPK

    ADA dampak yang sangat signifikan dengan terbitnya surat Menteri PANRB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022.

    Optimalisasi Penanganan Sampah di Jabar, Pemprov Jabar Gandeng JICA Jepang

    • Kamis, 27 Januari 2022 | 19:06:00 WIB
    • 0 Komentar


    Optimalisasi Penanganan Sampah di Jabar, Pemprov Jabar Gandeng JICA Jepang
    Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja menerima kunjungan kerja Delegasi Kedutaan Besar Jepang di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (27/1/2022). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung – Sekretaris Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmaja menerima kunjungan kerja Delegasi Kedutaan Besar Jepang terkait manajemen tata kelola persampahan wilayah Jabar di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (27/1/2022).

     

    Ikut serta dalam rombongan delegasi, yaitu Japan International Coorperation Agency (JICA). Mereka bermaksud menawarkan bantuan untuk pengembangan optimalisasi penanganan sampah di Jabar.

     

    Setiawan yang juga didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Prima Mayaningtias, menuturkan, delegasi Kedubes Jepang datang ke Jabar mempunyai beberapa misi. Salah satunya untuk meningkatkan kapasitas penanganan sampah di kawasan Bandung Raya, yang meliputi  Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut.

     

    “Mereka datang dari Jepang juga dengan menghadirkan ahlinya. Mereka ingin membantu Jawa Barat untuk bisa mengoptimalkan pengelolaan persampahan, khususnya di kawasan Bandung Raya,” ungkap Setiawan.

     

    Menurut Setiawan, pada prinsipnya delegasi dan JICA akan memulai misinya untuk mengedukasi masyarakat, dengan melaksanakan pengembangan kapasitas masyarakat terkait pengelolaan sampah dengan memilah jenis sampah. Penting untuk diketahui, saat ini Jabar menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia sebanyak 24.740 ton per hari.

     

    “Diharapkan penanganan sampah di Jabar akan lebih optimal lagi. Mereka antara lain akan membuat semacam tempat untuk daur ulang. Sehingga sampah-sampah sebelum dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Legok Nangka, itu sudah terolah dan terpilah dulu di masing-masing sumbernya,” papar Setiawan.

     

    “Jadi intinya, sampah yang akan dikirim ke Legok Nangka secara kuantitas atau jumlah akan lebih sedikit nantinya,” imbuhnya.

     

    Diharapkan jika kerja sama ini terealisasi, setidaknya akan meminimalisasi jumlah sampah di Jabar per harinya, serta mendisiplinkan kembali masyarakat untuk memilah sampah. Dengan demikian akan terbagi mana sampah yang dapat didaur ulang dan yang tidak.

     

    “Dengan kegiatan ini diharapkan sampah bisa dikendalikan secara optimal, khususnya di sumbernya. Sehingga sebelum masuk ke tempat pengolahan akhir, kuantitas sampah sudah berkurang. Ini akan lebih menjaga lingkungan hidup,” pungkas Setiawan. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kata Gebernur Jabar, Soal Beli Minyak Goreng Lewat AplikasiPeduli Lindungi
    Antisipasi Ancaman Militer, Seminar TNI AD Rekomendasikan Perubahan Doktrin Kartika Eka Paksi
    Grand Final Superchallenge Super Esports Series Season 2 Berlangsung Seru
    Ridwan Kamil Harap IKAPTK Jabar Dapat Memperkuat Birokrasi di Lingkungan Pemerintah
    Tutup MTQ Tingkat Provinsi, Ridwan Kamil: Implementasi Visi Jabar Juara Lahir Batin
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads