PTM Terbatas SMA Sudah Mulai Dilaksanakan, Komisi V: Prokes Harus Tetap Diterapkan

  • Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:12:00 WIB
  • 0 Komentar


PTM Terbatas SMA Sudah Mulai Dilaksanakan, Komisi V: Prokes Harus Tetap Diterapkan

 

JuaraNews, Bandung - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dibeberapa SMA di Jawa Barat sudah mulai dilaksanakan. Namun demikian berbagai sekolah menerapkan berbagai metode dalam pelaksanaannya.


Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah mengapresiasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SMAN 2 Lembang ini, Ia menilai dengan sistem _Shifting_ bagi seluruh civitas SMAN 2 Lembang menjadikannya sebagai sekolah yang peduli dengan Protokol Kesehatan Covid-19.


Menurut Siti terdapat beberapa catatan di SMAN 2 Lembang tersebut, salah satunya dari 48 Civitas SMAN 2 Lembang hanya 8 orang yang berstatus sebagai ASN, hal ini dirasa harus menjadi perhatian dan catatan khusus Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Provinsi Jawa Barat.


“Kami Komisi V datang ke SMAN 2 Lembang dengan penuh bahagia , pertama memonitoring PTM yang dinilai sudah berjalan dengan lancar dan berjalan dengan baik, yang dimana disini diberlakukan sistem _shifting_ bagi civitas SMAN 2 Lembang, jadi disini sangat patuh protokol kesehatan, ada beberapa catatan-catatan dari 48 civitas hanya 8 saja yang ASN, hal ini harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov Jabar dan DPRD," ucapnya di SMA Negeri 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/10/2021).


Siti juga mengapresiasi langkah SMAN 2 Lembang yang melakukan blusukan ke daerah pelosok di Kabupaten Bandung Barat, untuk memfasilitasi anak-anak yang kurang mampu agar bisa bersekolah, kedepannya Siti berharap dengan slogan SMAN 2 Lembang yakni _Future Brighter_ bisa membawa masa depan cerah bagi generasi penerus bangsa dan bisa berkolerasi dengan moto Jabar Juara Lahir dan Batin.


“Kami juga mengapresiasi langkah SMAN 2 Lembang yang blusukan ke daerah pelosok sekitaran KBB untuk memfasilitasi anak-anak sekitar agar bisa bersekolah, semoga seperti visi dari SMAN 2 Lembang yakni future brighter bahwa masa depan harus lebih gemilang lagi dan berkolerasi dengan moto Jawa Barat juara lahir batin," ucap Siti.


Sementara itu Anggota Komisi V Abdul Muiz mengapresiasi program religi yang ada di SMAN 2 Lembang yakni mendorong seluruh siswa-siswi nya agar hapal minimal 3 juz Al-Quran.


Dirinya juga mengapresiasi program tabungan religi yang berupa infak dari seluruh civitas sebesar seribu rupiah untuk keberangkatan Umroh bagi Siswa-siswi terpilih, menurutnya Komisi V akan terus mengawal pembangunan sarana dan prasarana di SMAN 2 Lembang agar seluruhnya bisa terealisasi, seperti perluasan lahan, pembebasan lahan serta pembangunan ruang kelas mengingat siswa di SMAN 2 Lembang sudah cukup banyak.


“Ada yang menarik dari SMAN 2 Lembang ini yaitu program religi yang mendorong agar semua murid menghapal 3 juz dan hal lain bisa dipraktekan bagi sekolah lain yakni etiap anak berinfak seribu rupiah sebagai tabungan keberangkatan Umroh dan sudah memberangkatkan 4 orang untuk umroh," ujarnya.


"Kami juga mengawal untuk sarana dan prasarana di SMAN 2 Lembang, fasilitas disini baru ada 6.000 meter serta ada perluasan lahan, diperlukan pembebeasan jalan untuk akses masuk sekolah, plus ruang kelas mengingat siswa nya cukup banyak, kedepannya Komisi V akan memng-advokasi untuk kemajuan SMAN 2 Lembang ini," tutupnya. (*)

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
KPID Jabar Layangkan Surat ke KPI Pusat terkait TV Tayangkan Gambar Porno
Rangkaian HUT ke-57, Golkar Jabar Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Cikutra
Gelar Vaksinasi Bersama Eiger dan Korem 061, JQR Kebut Herd Immunity di Bogor
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Gubernur Ingatkan Masyarakat Pentingnya Disiplin Prokes
Nadiem: Pentingnya Adaptasi Teknologi bagi Sektor Pendidikan dalam Menjawab Tantangan Masa Depan
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads