Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match

  • Jumat, 17 September 2021 | 10:02:00 WIB
  • 0 Komentar


Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match

 

JuaraNews, Bandung - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek melalui Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Pendidikan Vokasi tahun 2021.


Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan program Link and Super Match. Khususnya bagi guru dan kepala sekolah SMK selain itu juga untuk karyawan industri.


Menurutnya, dibawah balai besar training Center, Indonesia ada 104 kawasan industri, masing-masing kawasan industri anggotanya 50, 100, sampai dengan 200 perusahaan."Pada hari ini acara yang diprakarsai oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang mesin dan Teknik Industri malah Vokasi dan perguruan tinggi pada SMK dengan ribuan industri di Indonesia," kata Wikan,di Bale Pancaniti, Jalan Pesantren, Kota Cimahi, Kamis (16/9/2021).


Dia mengatakan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek juga mulai melakukan training terhadap guru SMK dan kepala SMK se-indonesia. Lanjutnya, dibawah dirjen vokasi ada 7 Balai Besar.


Menurutnya, fungsi balai besar sendiri sebagai lokasi traning untuk guru dan kepala SMK se-Indonesia. selain itu juga sebagai comblang karena balai besar mentraining bekerjasama dengan industri. selanjutnya untuk pembangunan mutu guru dan kepala SMK se-Indonesia.


Sementara itu, Kepala BBPPMPV BMTI, Supriyono dalam sambutan pembukaan kegiatan memaparkan tiga program inovasi yang dibangun oleh BBPPMPV BMTI selama Pandemi Covid-19 yaitu Galeri Kejujuran, Ship Simulator dan Green Management System.


“Mari bersinergi terus bersama vokasi kuat, menguatkan Indonesia," katanya.

 

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman yang melibatkan Ditjen Diksi, Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI), industri, lembaga kursus pelatihan, mitra sekolah, politeknik, Dinas Tenaga Kerja dari 12 Provinsi, Dinas Pendidikan dari 12 Provinsi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dari 12 Provinsi, serta Kadin dari 12 Provinsi.

 

Turut hadir, Asisten Daerah I Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Ketua Kadin Jawa Barat Cucu Sutara, Darwoto Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKII), Toni Sartono Komisari PT Kawan Lama Sejahtera, Hadi S C Wakil Ketua Kadin Jabar Bidang Teknologi Terapan dan Kelompok Kerja Vokasi. (*)

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
KPID Jabar Layangkan Surat ke KPI Pusat terkait TV Tayangkan Gambar Porno
Rangkaian HUT ke-57, Golkar Jabar Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Cikutra
Gelar Vaksinasi Bersama Eiger dan Korem 061, JQR Kebut Herd Immunity di Bogor
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Gubernur Ingatkan Masyarakat Pentingnya Disiplin Prokes
Nadiem: Pentingnya Adaptasi Teknologi bagi Sektor Pendidikan dalam Menjawab Tantangan Masa Depan
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads