Bank BJB top banner

Daftar Pemain


    Editorial


      Hot News


      Jadwal Liga


        Prioritas Persib Berprestasi di Liga 1 2021



        Prioritas Persib Berprestasi di Liga 1 2021
        Starteting eleven Persib di Piala Presiden di Stadion Mguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021) (ligaindonesiabaru.com)

        JuaraNews, Bandung - Persib harus puas hanya tampil sebagai runner-up Piala Menpora 2021 setelah kandas oleh Persij Jakarta di partai final.

         

        Secara agregat, Maung Bandung kalah 1-4, menyerah 0-2 pada Leg 1 dan 1-3 pada Leg 2. Penampilan di partai pamungkas tersebut menjadi antiklimaks Persib di gelaran turnamen pramusim tersebut. Dalam 6 laga sebelumnya, Maung Bandung tampil mengesankan, dengan tak pernah menderita kekalahan. Persib menang 4 kali dan 2 kali bermain imbang dengan produktivitas 12 gol.

         

        Pelatih Persih Robert Rene Alberts menerima hasil akhir tersebut. Apalagi di awal mengikuti turnamen, Robert tak menetapkan target muluk. Dia hanya ingin semua pemainnya kembali merasakan atmosfer pertandingan, setelah lebih dari setahun tidak bermain sepak bola.

         

        Robert pun mengingatkan, prioritas utama Persib adalah mengukir prestasi di Liga 1 2021, bulan di Piala Menpora yang merupakan turnamen pramusim. 

         

        "Saya masih teguh atas apa yang saya katakan di awal, turnamen ini bukan soal siapa yang menang. Sebanyak 18 tim Liga 1 adalah pemenangnya, termasuk Persipura, juga seluruh tim Liga 2 jika semua mendapat izin bermain di Liga," kata Robert.

         

        Soal kekalahan timnya oleh Persija, khususnya di Leg 2 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021) lalu, Robert mengaku pertandingan cukup berat. Bukan hanya karena harus mengejar defisit 2 gol dari Leg 1, tapi juga setelah kartu merah yang diterima pemain muda Bayu M Fiqri di Babak I.

         

        "Kami telah berupaya untuk bangkit mengejar 2 gol. Tapi bermain dengan 10 main tentu bukan hal mudah. Hal yang juga penting, kenapa kami bermain di turnamen ini jawabannya adalah untuk memulai Liga di Indonesia," terangnya.

         

        Jadi Bahan Evalasi

        Hal serupa disampaikan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono. Menurut dia, posisi runner up yang diraih tim Maung Bandung merupakan hal positif. Pasalnya, manajemen dan tim pelatih sepakat tak mnetapkan target muluk-muluk, namun hanya mencari menit bermain bagi semua penggawa Maung Bandung.

         

        “Dari awal kita tidak mempunyai target yang muluk-muluk untuk Piala Menpora ini, karena ini adalah turnamen pramusim pertama setelah 1 tahun lebih tidak bermain bola. Bahwa kita bisa melangkah jauh sampai ke final, adalah hal yang positif karena pemain bisa bermain sebanyak mungkin,” ungkap Teddy.

         

        Penampilan Persib selama turnamen pun, kata Teddy, akan menjadi bahan evaluasi untuk Coach Robert dalam menyongsong kompetisi resmi Liga 1 yang rencananya digelar Juli mendatang.

         

        “Piala Menpora adalah ajang uji coba bagi tim yang sudah setahun lebih tidak bermain sepak bola, selain bahwa Piala Menpora adalah ajang uji coba untuk menjalankan regulasi dan protokol kesehatan untuk bisa dilaksanakannya Liga 1 2021,” paparnya.

         

        Dia harap Bobotoh juga bisa bersikap dewasa akan kegagalan Persib di turnamen pra musim ini. “Jadi seharusnya kita semua harus dewasa untuk menyikapi hal-hal ini untuk kepentingan yang lebih besar,” katanya.

        Pada kesempatan tersebut, Teddy pun menyesalkan aksi oknum bobotoh yang melakukan aksi anarkistis di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Badung, pasca-Maung Bandung kalah di final oleh Persija.

         

        “Mewakili segenap keluarga besar Persib, kami sangat menyesalkan tindakan beberapa kelompok supporter yang melakukan pengrusakan, vandalistis serta tindakan-tindakan tidak terpuji lainnya semalam pada Minggu 25 April 2021,” ungkap Teddy.

         

        Menurutnya, bukan tindakan-tindakan tak terpuji seperti itu jika seorang suporter mencintai tim kebanggaannya. Suporter harus dewasa mendukung saat tim berada di kondisi menang atau kalah.

         

        “Apabila mencintai klubnya dengan sepenuh hati, sudah pasti seharusnya seorang suporter tidak akan melakukan tindakan-tindakan negatif dan merugikan orang lain. Jadilah suporter yang dewasa, baik pikiran maupun tindakan. Apabila mencintai klubnya dengan sepenuh hati, dukung di saat kalah maupun menang,” tutur Teddy. (*)

        jn

        0 Komentar
        Tinggalkan Komentar
        Cancel reply
        0 Komentar
        Tidak ada komentar
        Berita Lainnya
        Ini Dia Pemain Asing Asia Calon Penggati Farshad Noor di Skuat Persib
        Mudik Lebaran, Tim Persib Diliburkan hingga 22 Mei
        Prioritas Persib Berprestasi di Liga 1 2021
        Tak Sesuai Harapan, Persib tak Lanjutkan Kontak Farshad Noor
        Dengan 10 Pemain, Persib Masih Imbang 0-0 lawan Persija di Babak I
        Berita Terdahulu
        Pos Indonesia kanan
        walikota

        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6