Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Jelang Puasa, Penyabaran Covid-19 di Sumbar Meningkat Signifikan



    Jelang Puasa, Penyabaran Covid-19 di Sumbar Meningkat Signifikan

    JuaraNews - Menjelang Ramadhan 1442 Hijriah, penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat meningkat signifikan. Sampai Minggu (11/4/2021), total warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 mencapai 32.955 orang dengan kasus aktif 1.489 orang atau 4,52 persen.

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Barat bahkan menetapkan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai zona merah.

    "Terjadi peningkatan signifikan kasus positif dan orang meninggal akibat Covid-19 periode 5-11 April 2021. Tingkat kesembuhan selalu berada di bawah angka pertambahan positif. Bahkan sejak April 2020, ada lagi daerah yang masuk zona merah," kata Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal di Padang, seperti dilansir Antara.

    Jasman menjelaskan, recovery rate atau tingkat kesembuhan mencapai 93,31 persen atau sembuh sebanyak 30.751 dari 32.955 orang yang terinfeksi. Angka tersebut merupakan capaian kesembuhan tertinggi secara nasional.

    Namun jumlah meninggal dunia akibat Covid-19 juga meningkat menjadi 715 orang dari 32.955 yang terinfeksi (2,17 persen).

    Dengan peningkatan kasus tersebut, kata dia, Provinsi Sumbar pada periode ini masih berada pada zonasi oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

    Ia menambahkan untuk positivity rate (PR) meningkat (negatif) menjadi 7,86 -- di mana standar WHO 5,0 -- sehingga meningkat dari pekan sebelumnya di 7,79. Meskipun secara nasional, PR Sumbar termasuk sangat rendah.

    Ia menduga peningkatan kasus itu karena mulai longgarnya pengawasan terhadap orang datang, baik melalui Bandara Internasional Minangkabau serta jalur darat. Juga akibat makin longgarnya penerapan protokol kesehatan yang mengacu pada Perda No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

    Satgas terus mengimbau kabupaten dan kota untuk kembali mengetatkan pengawasan dan penerapan protokol kesehatan terutama di tempat-tempat keramaian, demikian Jasman Rizal. (*)

    Oleh: atep kurniawan / tep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Hari Ketiga Larangan Mudik, 70 Ribu Kendaraan Diputar Balik
    21 Hari Isolasi Mandiri, Atalia Kamil Sembuh dari Covid-19
    Pertemuan Anies - AHY merupakan penjajakan politik persiapan pilpres 2024
    Ramadhan 1442 Hijrah, Universitas Widyatama Bagikan Ratusan Paket Sembako
    AHY dan Anis Menjajaki Kesepahaman Untuk Menjadi Pasangan Dahsyat di Pilpres 2024
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads