ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif

    Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif

    • Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:36:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka sampai hari ini belum beroperasi. Hal itu dikarenakan proses lelang investasi belum kunjung terselesaikan.


    Dengan begitu, Pemerintah Jawa Barat saat masih ini menggunakannya Sarimukti yang di Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


    Bahkan, Kata Anggota DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady, Pemprov Jabar sudah mengajukan perpanjangan izin dan penambahan luas lahan 20 hekter TPA Sarimukti kepada Kementerian Lingkungan Hidup.


    Hal itu, Dikarenakan, proses awal izin menggunkan TPA Sarimukti hanya sampai 2023 dan kondisi dilapangkan juga tumpukan sampah di lokasi sudah tidak memungkinkan lagi dibuang di tempat tersebut.


    "Perpanjangan sekaligus perluasan 20 hektar tambahan sudah dijukan pas Gubernurnya Ahmad Heryawan tapi sampai hari ini izinya belum ada," kata Daddy saat dihubungi via telepon, Sabtu (15/8/2020).


    Untuk itu, Ia berharap proses investas di TPPAS Regional Legok Nangka segera terselesaikan, sehingga nantinya dapat digunakan dengan secepatnya. Dan tidak menitik beratkan pembuannya ke TPA Sarimukti.


    "Ini kawan-kawan dari WALHI Jabar teriak-teriak memang wajar sayanngkan kalau kemudian masuk ke anak Citarum lebih dulu, kan ujung-ujungnya bakal ke Citarum itu berbayaha untuk sodara-sodara kita yang pakai air Citarum," tandasnya.


    Maka dari itu, Daddy menambah, DPRD Jawa Barat saat ini tidak bosan-bosan terus mendorong untuk dilakukan percepatan proses pembangunan Legok Nangka ini. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Di Kota Bandung, Irfan Suryanegara Juga Didorong Jadi Gubernur Jabar 2023
    Presiden Jokowi tak Setuju Pilkada 2020 Ditunda
    Kasus Covid-19 di Jabar Naik-Turun, Pemprov Wajibkan Protokol Terapi Pasien di RS Rujukan
    Soal Netralitas ASN di Pilkada Serentak, BKKBN: Tidak Harus Berpihak
    Tingkatkan Kewenangan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19, Pergub No 60 Didorong jadi Perda
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads