ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    6 Lembaga Survei Sebut Prabowo Miliki Elektabilitas Paling Tinggi

    6 Lembaga Survei Sebut Prabowo Miliki Elektabilitas Paling Tinggi

     

    JuaraNews, Jakarta – Enam lembaga survei menempatkan Menteri Pertahanan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

     

    Dalam survei Akurat Poll, elektabilitas Prabowo sebesar 12,7 persen. Mantan Komandan Kopasus itu mengungguli Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 5,2 persen dan Sandiaga Uno 3,9 persen.

     

    "Pada tingkat elektabilitas terdapat 3 nama besar yang berurutan yakni Prabowo, Anies Baswedan, Sandiaga Uno," kata Direktur Akurat Poll Adlan Nawawi dalam rilis survei yang disampaikan via internet, Selasa (4/8/2020).

     

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diposisi empat dengan elektabilitas sebesar 3 persen, diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan elektabilitas 2 persen.

     

    Adlan mengungkapkan, mantan Danjen Kopasus era Presiden Soeharto ini akan mendapatkan sumbangan suara terbesar dari Pulau Jawa sebesar 12,9 persen dari hasil simulasi. Lalu diikuti oleh Ganjar Pranowo sebesar 11 persen, Anies (10.3 persen), AHY (6.4 persen), lalu Sandiaga Uno (5.6 persen).

     

    Dari sisi popularitas, Adlan menyatakan Prabowo masih berada pada urutan pertama dengan 93,9 persen. Sementara Anies di urutan kedua dengan 85.4 persen. Lalu diikuti Sandiaga Uno (82,5 persen), Basuki Tjahaja Purnama (82.4 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (72,9 persen).

     

    Adlan menilai analisa masyarakat memilih para kandidat tersebut cukup beragam. Ia menyatakan masyarakat memilih Prabowo karena terkenal dengan karakter tegas. Sementara Anies dan Sandiaga terkenal dengan personalitasnya.

     

    "Ganjar dan Ridwan Kamil dengan kinerjanya, sementara yang lainnya, juga dengan kinerjanya," kata dia.

     

    Survei Akurat Poll dilakukan pada 15-24 Juli 2020 dengan jumlah responden 1.210 orang. Survei dilakukan lewat wawancara langsung terhadap responden survei yang dipilih secara acak. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Tingkat kesalahan (margin of error) mencapai 2,8 persen.

    Akurat Poll sebagai lembaga survei diketahui belum terdaftar pada Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi).

    Pada Februari lalu, Indo Barometer menyatakan Prabowo adalah calon presiden terkuat. Elektabilitasnya mencapai 22,5 persen jika responden diberi pilihan 22 tokoh.

     

    Nama Prabowo juga muncul sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi jika dibandingkan dengan anggota Kabinet Indonesia Maju mau pun kepala daerah yang hingga saat ini masih menjabat. Hanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menempel ketat.

     

    Pada Maret, giliran hasil survei Cyrus Network yang menyatakan bahwa Prabowo adalah sosok capres dengan elektabilitas tertinggi yakni 18,7 persen. Ada pula nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno, namun elektabilitas mereka jauh di bawah Prabowo.

     

    Hasil tak jauh berbeda terlihat dalam survei yang dilakukan New Indonesia Research & Consulting pada Juni lalu. Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 18,9 persen mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 14,3 persen dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil 11 persen.

     

    Pada Juli, giliran Charta Politica yang melakukan survei. Hasilnya, Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 17,5 persen. Tertinggi di antara tokoh lainnya.

     

    Ganjar Pranowo menguntit di urutan kedua dengan elektabilitas 15,9 persen. Anies Baswedan di peringkat ketiga dengan 15 persen. Disusul Sandiaga Uno 11,2 persen, Ridwan Kamil 10,1 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 3 persen.

     

    Hasil survei Indikator Politik pun memperoleh hasil serupa. Survei dilakukan pada Juli lalu menyatakan Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 16,2 persen. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gus Ahad: Protokol Kesehatan Wajib Diperhatikan di Lokasi Pengungsian Banjir Bandang Sukabumi
    139 Dokter Lulusan FK Unisba Laksanakan Sumpah Dokter Secara Online
    Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Daerah di Jabar Tekor Rp 3,37 Triliun
    Dua Daerah Tembus Standar WHO, Jabar Intens Tingkatkan Tes PCR
    Ketua DPRD Jabar akan Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Sukabumi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads