Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Panduan Pelaksanaan Iduladha di Masa AKB



    Panduan Pelaksanaan Iduladha di Masa AKB

    JuaraNews, Jakarta - Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7/2020), berbagai persiapan penerapan protokol kesehatan telah dilakukan untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.

     

    Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 36 Tahun 2020 tentang Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Wabah COVID-19, sedangkan Kementerian Agama mengeluarkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020. Begitu juga dengan Kementerian Pertanian yang telah mengeluarkan panduan pelaksanaan salat Idul Adha di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) kepada panitia hari besar Islam.

     

    Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, menyampaikan panduan cara aman melaksanakan ibadah kurban dan salat Id.

     

    Hal pertama yang harus dilakukan saat melaksanakan ibadah kurban adalah teliti memilih tempat membeli hewan kurban. 

    Kedua, memperhatikan protokol kesehatan. Ketiga, menjaga jarak pada saat berinteraksi di lokasi penjualan hewan kurban. 

    "Hindari bersalaman atau bersentuhan langsung meski setelah terjadi kesepakatan harga dengan penjual," katanya.

     

    Kegiatan pemotongan hewan kurban, menurut dia, dapat dilaksanakan namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga kebersihan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. Dengan maksud menghindari kerumunan, pembagian daging kurban kali ini tidak dengan menggunakan kupon, melainkan melalui koordinator yang akan mengantarkan ke rumah-rumah.

     

    MUI dan pemerintah menyarankan agar salat Id dilaksanakan di wilayah yang risiko penyebarannya rendah.

     

    Panitia penyelenggara salat Id. Lanjutnya,  pertama harus berkoordinasi sebelumnya dengan pemerintah daerah serta wajib menerapkan protokol kesehatan, di antaranya pertama, membatasi jumlah pintu atau alur keluar dan masuk.

    Kedua, menyediakan tempat cuci tangan. 

    Ketiga, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap jamaah. 

    Keempat, diwajibkan memakai masker dan membawa perlengkapan salat sendiri. 

    Kelima, mengatur jarak antarjamaah minimal satu meter. 

    Keenam, tidak menjalankan kotak sedekah atau meminta sumbangan secara langsung. 

    Ketujuh, anak-anak, usia lanjut, orang sakit diperkenankan mengikuti salat Idul Adha di rumah saja."Pastikan kita mematuhi panduan MUI dan pemerintah serta disiplin menerapkan cara-cara mencegah penularan covid-19,”katanya. (*)

     

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bupati dan Wabup Pangandaran Positif Covid-19
    Bupati Sumedang Sebut Butuh Rp 19 Miliar untuk Relokasi Korban Longsor Cimanggung
    Jawa Barat  Siap Vaksinasi Covid-19 Tahap 2
    Alun-alun Paamprokan di Kabupaten Pangandaran Dibuka Gubernur saat Pandemi Covid-19
    Satpol PP Jabar Kembali Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads