Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kabar Baik bagi Pesepeda Gunung Bandung, Pemkot dan Kanhay Wacanakan Garap Lintasan MTB
    (portalsepeda.com)

    Kabar Baik bagi Pesepeda Gunung Bandung, Pemkot dan Kanhay Wacanakan Garap Lintasan MTB

    JuaraNewa, Bandung - Pegiat sepeda khususnya yang bergerak di jenis Mountain Bike (MTB) menyodorkan konsep pemanfaatan lahan menjadi arena lintasan sepeda MTB. Bukan persoalan rekreasi semata, harapan adanya lintasan ini juga didorong untuk penunjang prestasi olahraga.

     

    Pembina sejumlah komunitas sepeda di Bandung Timur, Wawan Darmawan menuturkan, selama ini para pegiat sepeda gunung sudah memanfaatkan lahan kosong di Blok Garung Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru sebagai lintasan yang kemudian diberi nama Kanhay.

     

    “Kami sering lewat ke Kanhay, akhirnya kami mendekati penggarap untuk berkolaborasi minta izin pembuatan trek untuk lintasan awalnya, sampai akhirnya berkembang. Kini banyak atlet Kota Bandung yang juara di nasional dan internasional dari komunitas kami di Ujungbronx MTB, akhirnya kami berswadaya. Jadi pagi-pagi nyangkul terus sambil dicoba,” ucap Wawan seusai bertemu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (25/6/2020).

     

    Setelah ditelusuri, lanjut Wawan, ternyata lahan yang menjadi lintasan Kanhay tersebut milik Pemkot Bandung. Maka pegiat sepeda Kanhay pun menjalin komunikasi dengan Pemkot Bandung untuk pemanfaatan lahan.

     

    Terlebih menurut Wawan, selama ini Kota Bandung belum memiliki lintasan sepeda. Sehingga peluang untuk mengembangkan potensi atlet sepeda asal Kota Bandung yang kini jumlahnya semakin banyak bisa terus diasah dan dikembangkan.

     

    “Tujuan utamanya adalah menghimpun komunitas pecinta olahraga sepeda MTB. Karena Kota Bandung selama ini belum memiliki tempat berlatih seperti di Bandung Barat punya Cikole, Kabupaten Bandung. Di sana punya trek KSG (Kampung Sepeda Gentong). Di Ciiwidey, ada Patuha Bike Park,” terangnya.

     

    Wawan mengaku telah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar yang menggarap lahan di kawasan tersebut. Terlebih kini jumlah angggota komunitas sepeda yang biasa menggunakan Kanhay jumlahnya terus bertambah, yakni saat ini saja terdata 350 pesepeda.

     

    Selain menghadirkan sarana berlatih dan pembinaan atlet sepeda, Wawan juga mengungkapkan, kawasan tersebut akan diberi sentuhan wisata. Sehingga, selain masih bisa pemanfaatan lahan untuk garapan ekonomi masyarakat sekitar juga bisa ikut terangsang lewat perniagaan atau jasa lainnya.

     

    “Kami tidak menghilangkan kesempatan penggarap untuk beralih provesi karena untuk trek itu tidak menghabiskan lahan banyak. Jadi penggarap disamping masih bisa menanam atau membudidayakan tanaman mereka juga bisa menambah penghasilan dari berjualan atau menyediakan konsumsi para rider atau pengunjung lainnya yang datang ke sana,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memberikan lampu hijau untuk pemanfaatan di Blok Garung Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru tersebut. Namun, dia mewanti-wanti agar lahan tersebut dijaga dengan baik.

     

    Terlebih, setelah Yana mengetahui, banyak atlet sepeda potensial dari Kota Bandung yang ternyata memerlukan sarana berlatih untuk terus mengembangkan kemampuannya. Yana pun antusias untuk meninjau langsung lokasi Kanhay.

     

    “Tapi tolong lahan ini jangan tiba-tiba ada yang mengaku dan dihak. Kita hanya memperbolehkan untuk sama-sama memanfaatkan. Silakan kalau mau dibuat trek sepeda berstandar nasional atau bahkan internasional,” ujar Yana.

     

    Yana menunturkan, pada era kepemimpinannya bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial, Pemkot Bandung memang tengah mengaryakan lahan kosong. Lahan tetap menjadi wilayah resapan, warga tetap menggarap lahan, dan bisa menjadi magnet lain di sektor ekonomi.

     

    Untuk itu, Yana mengajak para pegiat sepeda di Kanhay bisa bersama-sama membangunnya secara swadaya. Sehingga rasa meiliki para pesepeda akan semakin tinggi untuk menjaga tempat tersebut tetap memberikan banyak manfaat.

     

    “Selama ini tujuannya pemanfaatan aset Pemkot, ya hayu aja. Kita kerjakan rereongan secara swadaya tidak gunakan APBD. Seperti kita bangun Cisurupan dan Mbah Garut itu tanpa anggaran khusus bisa jadi,” katanya.(*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Penurunan Kasus Covid-19 Kota Bandung Hasil Pelacakan Secara Massif
    Kabar Baik bagi Pesepeda Gunung Bandung, Pemkot dan Kanhay Wacanakan Garap Lintasan MTB
    Ojol Bandung Bisa Angkut Penumpang, Pemkot Terapkan AKB
    27 Pegawainya Positif Covid-19, Puskesmas di Kota Bandung Tetap Beroperasi
    2 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sadangserang Ditutup Sementara
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads