Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Tolak RUU HIP, Formasi: Pancasila dan NKRI Harga Mati
    (rian nugraha) Encep Saepudin (kiri)

    Tolak RUU HIP, Formasi: Pancasila dan NKRI Harga Mati

    JuaraNews, BANDUNG - Ketua Forum Umat Islam Siaga Umat (Formasi), Encep Saepudin menegaskan pihaknya akan terus menjaga Pancasila dan NKRI serta mendukung maklumat MUI untuk menghentikan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

     

    Sebelumnya, ratusan massa aksi yang tergabung dalam Forum Umat Islam (Formasi) dan sejumlah ormas Islam melakukan aksi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020). Mereka menuntut RUU HIP ditarik dari Prolegnas

     

    "Tangkap dan periksa perancang RUU HIP. Siapa dia? Dia adalah petugas partai. Tolong pihak keamanan jangan berpilih kasih," kata Encep pada media di sela-sela aksinya.

     

    "Komunis adalah adalah musuh rakyat Indonesia," tambahnya.

     

    Pihaknya juga akan melakukan edukasi tentang sejarah dan kerusakan paham komunis kepada masyarakat, khususnya kaum muda, terkait pentingnya Pancasila sebagai pondasi awal Indonesia dan NKRI.

     

    "Kami ingin anak-anak kami yang lahir di tahun 90an tahu apa itu komunis, karena sejarah telah dihilangkan," ujarnya.

     

    Encep menegaskan, komunisme haram berdiri tegak di Republik Indonesia dan komunis merupakan atheis yang meraja lela di Indonesia.

     

    "Saya sebagai forum umat Islam bangga menjadi musuh komunis. Kenapa komunis tidak ditangkap dan dihukum saat berbicara Trisila. Sedangkan para ulama kami ditangkap ketika berbicara seperti itu," tegasnya.

     

    Tak hanya itu, dia menyatakan, pihaknya akan melawan kedzoliman kepada umat Islam dan rakyat Indonesia.

     

    "Kami sedang dijajah, kami ini juga akan melawan kedzoliman ini," katanya.(*)

    Oleh: alvian hamzah / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    500 Orang Ikut Swab Test di Balai Kota, di Antaranya Warga Sekitar Kawasan Secapa AD
    Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat
    Sebagian ke Secapa TNI AD, Ratusan Ikan dari Ambon Diterbangkan ke Jakarta
       Banjir Rendam Delapan Desa di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.            
    Pengawasan Kota Bandung Diperketat, Lanjutkan AKB
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads