Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ridwan Kamil Imbau Perguruan Tinggi Riset Obat Kina Melawan Covid-19

    Ridwan Kamil Imbau Perguruan Tinggi Riset Obat Kina Melawan Covid-19

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengimbau kepada perguruan tinggi meriset bukti empirik kloroquin fosfat yang banyak terkandung pada tumbuhan kina dapat mencegah pertumbuhan dan memblokade virus korona atau Covid-19.

     

    Hal ini terkait dari hasil studi lembaga riset di Tiongkok dan Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa 100 orang terpapar virus Corona di Wuhan bisa sembuh atau membaik.

     

    "Jadi saya mengimbau universitas yang punya periset untuk segera dalam masa urgensi ini melakukan riset-riset yang praktis mengecek apakah yang disampaikan di Tiongkok dan Amerika ini bisa kita jadikan sebagai upaya atau obat penyembuhan penyakit korona," kata Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (12/3/2020).

     

    Hasil penelitian di dua lembaga tersebut mengatakan bahwa ekstrak kloroquin fosfat pada kina efektif menghambat pertumbuhan dan memblokade infeksi dari virus korona. Hal tersebut juga dibenarkan oleh periset Universitas Padjadjaran (Unpad) yaitu Profesor Keri Lestari bahwa kina selain sebagai obat malaria juga ampuh mengatasi penyebaran virus korona dalam tubuh manusia.

     

    "Saya sudah berdiskusi dengan Profesor Keri Lestari dari Unpad yang memang sudah meneliti terkait kloroquin fosfat ini," ujarnya.

     

    Sementara, pohon kina tertanam di Jabar sejak zaman kolonial Belanda, di antaranya di kawasan Jayagiri Lembang, Kabupaten Bandung Barat dengan ikonnya Taman Junghun; di Bukti Unggul Cilengkrang, Kabupaten Bandung sekitar seluas 735 hektare; Pasirjambu, Kabupaten Bandung, dan kawasan Subang. Saat ini kina dikelola dua institusi yakni PT Kimia Farma dan PTPN VIII.

     

    "Kloroquin fosfat yang dalam bahasa awamnya adalah obat kina memang dari zaman kolonial ditanamnya di Jabar," katanya.

     

    Terkait penemuan tersebut, Emil pun mengaku sudah menyampaikannya kepada Kementerian Kesehatan. Menurut Emil, Kemenkes pun sudah mengonfirmasi bahwa kloroquin fosfat punya bukti dan potensi luar biasa.

     

    "Sudah saya sampaikan tadi malam ke Kemenkes dan mereka mengonfirmasi bahwa kloroquin fosfat punya bukti dan punya potensi luar biasa hanya belum jadi mainstream maka saya imbau universitas di Jabar salah satunya Unpad untuk lebih meyakinkan lagi dengan bukti-bukti empirik bahwa kloroquin fosfat bisa kita jadikan sebagai obat," pungkasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mendikbud Nadiem Bantu Ringankan Beban Mahasiswa Terdampak Pandemi COVID-19
    Travelling di Masa AKB, Ini Pesan untuk Traveller
    Tantangan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Budaya Masyarakat Indonesia
    Hasil Test Swab, Karyawan Unisba Dinyatakan Negatif Covid-19   
    Menuju Zona Aman Covid-19, Simak Langkah Penting Berikut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads