Pemprov Jabar-Monash University Sinergi Menata Sungai Citarum
istimewa/humas pemprov jabar Emil saat kunjungan ke Monass University, Melbourn

Pemprov Jabar-Monash University Sinergi Menata Sungai Citarum

  • Selasa, 25 Februari 2020 | 18:45:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Melbourne - Pemprov Jabar bersama Monash University bersinergi menata Sungai Citarum sebagai bagian Program Citarum Harum.

 

"Australia adalah negara yang konkret membantu Indonesia sejak didirikannya Indonesia-Australia Center oleh Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 RI. Salah satunya adalah tim dari Australia ini, lintas organisasi membantu penataan Sungai Citarum di tahun ini," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai bertemu para pimpinan Monash University di kampus Monash University, Melbourne, Senin (24/2/2020) waktu setempat.

 

Menurut Emil, targetnya pada November 2020 kerja sama dengan Monash sudah ada hasilnya. Dia mengkui, penataan Citarum sampai menjadi bagus dan bersih adalah salah satu perhatian Presiden Jokowi.

 

"Untuk menata Citarum ini memang membutuhkan banyak tangan atau keterlibatan seluruh stakeholders. Salah satunya adalah dari sisi scientific-nya, yang antara lain akan melibatkan Monash University ini," kata Emil.

 

Selain menata Citarum, Pemprov Jabar dan Monash University juga bekerja sama dalam program vokasi dan sudah berjalan. "Sudah berjalan, guru-guru dari Jabar datang ke sini, juga ASN-ASN Jabar dalam rangka penguatan SDM," ungkap Emil.

 

Pada pertemuan dengan pimpinan Monash University, Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Atalia Praratya Ridwan Kamil, Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru'yat, Kepala Dinas Pendidikan Dewi Sartika, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Arifin Soedjayana serta Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Hendy Djatnika.

 

Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru'yat menyambut baik sinergi Monash University untuk penataan sungai Citarum. "Kajian-kajian yang dilakukan untuk revitalisasi sungai Citarum ini baik. Tentunya ini sejalan dengan visi Jabar, yaitu Jabar Juara Lahir Batin,” papar Ru'yat.

 

Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Desain Seni dan Arsitektur Monash University Shane Murray mengungkapkan, Indonesia dan Jabar khususnya merupakan mitra strategis Australia.

 

Seusai pertemuan dengan pimpinan Monash University, Gubernur Emil didaulat menjadi dosen tamu dan memberikan kuliah umum di kampus tersebut. Emil menceritakan pengalamannya dalam membangun Kota Bandung saat menjadi wali kota dan juga program-program dan kebijakan yang dilakukan sebagai Gubernur Jabar.

 

Di hadapan 500 mahasiswa Monash University, Emil menyampaikan sejumlah program yang telah dilakukan. Seperti Jabar Saber Hoaks, tim di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang bertugas untuk menangkal dan memverifikasi segala bentuk informasi meresahkan khususnya di ranah digital.

 

Juga Desa Digital yang merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet untuk mengembangkan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.

 

Selain itu, Gubernur juga menjelaskan program Kredit Mesra bjb yang juga menyasa kalangan disabilitas serta Program English for Ulama. Usai memberikan kuliah umum, Kang Emil beserta delegasi bertemu dengan pihak Australia-Indonesia Centre guna membahas hal signifikan lainnya. (*)

Oleh: JuaraNews / fan

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


CSR BUMD Lembaga Keuangan Jabar untuk Penanganan COVID-19
Pemprov Jabar Saja Cuma Punya 800 APD, Butuh Tambahan 30 Ribu Lagi
Gubernur Jabar Izinkan Daerah untuk Lakukan Karantina Wilayah Parsial
Sekda Jabar Minta RS Rujukan Berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19
Jabar Manfaatkan Drone untuk Cegah Penyebaran COVID-19 di 27 Kab/Kota