JuaraNews, Bandung – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan edukasi (study visit) puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Jabar, Jalan Diponegoro No. 27, Kota Bandung, sebagai wujud komitmen DPRD dalam membuka ruang dialog dan partisipasi aktif mahasiswa terhadap berbagai isu pembangunan daerah.
Kehadiran para aktivis mahasiswa disambut langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Jabar, Hj. Ratnawati. Dialog yang terjalin hangat dan interaktif itu mengupas berbagai isu strategis, mulai dari pengawasan keuangan daerah, tata kelola aset, hingga optimalisasi peran BUMD dalam mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga: Lewat Dialog Wakil Rakyat, Ratnawati Pastikan Aspirasi Warga Tersalurkan
Ratnawati mengapresiasi keaktifan mahasiswa Hukum Unpas dalam memperluas cakrawala pemikiran mengenai tata kelola pemerintahan dan pengawasan publik sebagai bagian penting dari penguatan demokrasi dan kontrol sosial di masyarakat.
Menurutnya, kepedulian mahasiswa terhadap kinerja pemerintahan dan regulasi daerah menjadi sinyal positif bagi masa depan demokrasi di Jawa Barat.
“Kami di Komisi III sangat bangga dan menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari HMI Hukum Unpas. Ini adalah bentuk nyata dari fungsi kontrol sosial yang berjalan. Mahasiswa hukum harus memiliki kepekaan yang tinggi terhadap bagaimana kebijakan publik dan regulasi ekonomi daerah dilahirkan serta dijalankan,” ujar Ratnawati di sela-sela kegiatan.
Baca Juga: Saeful Bachri Tampung Keluhan Warga dalam Dialog Wakil Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, Ratnawati memaparkan fokus kerja Komisi III yang membidangi sektor keuangan. Ia menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengawasan terhadap kinerja BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.
Ratnawati juga mendorong kader HMI untuk tidak hanya memahami hukum secara teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mengkaji penerapannya dalam kehidupan nyata.
“Tantangan Jawa Barat ke depan di sektor ekonomi sangat besar. Saya berharap dialog hari ini memacu rekan-rekan mahasiswa untuk terus berpikir kritis, mengawal kebijakan anggaran, dan melek terhadap isu-isu strategis kedewanan. Teruslah belajar, karena masukan dari kaum akademis dan mahasiswa selalu menjadi energi tambahan bagi kami di parlemen,” pungkasnya.
Baca Juga: Rektor Unpas Pastikan Kampus Kondusif Pasca Tembakan Gas Air Mata di Sekitar Tamansari
Sementara itu, perwakilan HMI Komisariat Hukum Unpas menjelaskan bahwa study visit tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik legislasi dan fungsi pengawasan DPRD Provinsi Jawa Barat, sekaligus menyelaraskan teori hukum dan tata negara yang mereka pelajari di kampus dengan realitas pemerintahan di lapangan. (dsp)







