banner 500x188

DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya Demi Kenyamanan Publik

DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya Demi Kenyamanan Publik
DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya Demi Kenyamanan Publik

JuaraNews, Bandung – Komisi IV DPRD Jawa Barat menekankan pentingnya peningkatan layanan transportasi publik dengan meninjau langsung operasional Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya sekaligus mengevaluasi berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat.

Penekan tersebut terungkap dalam kunjungan kerja komisi V DPRD Jabar Jatinangor, Kabupaten Sumedang, guna memastikan layanan BRT berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan mobilitas warga.

Baca Juga:KAI Commuter Edukasi Anak-anak Bandung Mengenal Transportasi Publik

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati menilai layanan BRT Bandung Raya menunjukkan perkembangan positif dengan tingkat keterisian penumpang yang cukup tinggi. Meski demikian, hasil peninjauan di lapangan masih menemukan sejumlah titik yang belum dilengkapi halte atau tempat singgah memadai, sehingga pelayanan bagi penumpang dan pengemudi belum optimal.

“Selain jalur dan armada yang sudah baik, fasilitas pendukung menjadi kunci agar pengguna transportasi umum merasa terlayani dengan layak dan nyaman,” ujar Prasetyawati, Selasa (27/1/2026).

Prasetyawati menjelaskan, keberadaan halte meskipun bersifat non-permanen sangat dibutuhkan untuk melindungi penumpang dari panas dan hujan, sekaligus menjadi titik aman bagi pengemudi saat menurunkan atau menaikkan penumpang.

Baca Juga:Layanan SIM Keliling Tawarkan Pelayanan Lebih Cepat dan Praktis

“Kalau fasilitas seperti halte kecil dan toilet portable tersedia, tentu pengalaman pengguna akan jauh lebih baik. Masyarakat jadi lebih yakin untuk beralih ke transportasi umum,” tambahnya.

Program BRT Bandung Raya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. Dengan target pengembangan trayek hingga 2027, BRT diharapkan mampu mengurai kemacetan sekaligus menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Bandung Raya.

Baca Juga:KAI Commuter Perkirakan Jumlah Penumpang Naik 3 Persen pada Nataru 2025–2026

“Harapan saya, di tahun 2027 seluruh jalur sudah terbangun dengan baik sehingga BRT bisa benar-benar menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas masyarakat,” tandasnya. (*)