JuaraNews, Bandung – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya menekankan pentingnya penguatan Koperasi sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tengah tantangan ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Koperasi Muda yang diselenggarakan KNPI Kota Bandung di Auditorium Lantai 1 DPRD Kota Bandung belum lama ini.
“Koperasi harus mampu menjadi solusi bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan akses pembiayaan yang sehat, mudah, dan berpihak kepada pelaku usaha kecil,” ujar Edwin dikutip Rabu, (29/7/2026).
Baca Juga:Gelar Reses, Saeful Bachri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Dalam pemaparannya, Edwin menjelaskan bahwa pendapatan negara masih didominasi oleh penerimaan pajak. Menurut Kang Edwin, kondisi tersebut menunjukkan perlunya memperkuat sektor-sektor produktif agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada penerimaan perpajakan.
Ia mengatakan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti menjadi penopang perekonomian Indonesia saat pandemi COVID-19. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses permodalan sehingga sebagian masyarakat memilih memanfaatkan pinjaman online yang berisiko.
Selain itu, Edwin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan literasi keuangan dan lebih bijak dalam mengelola kebutuhan ekonomi keluarga. Menurut Kang Edwin, maraknya pinjaman online ilegal dan judi daring dapat menimbulkan persoalan sosial maupun ekonomi apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Mengacu pada pemikiran Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia, Edwin menilai koperasi merupakan badan usaha yang dibangun atas asas gotong royong dan kebersamaan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda untuk berperan aktif mengembangkan koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:Saeful Bachri Minta Pemprov Jabar Perkuat UMKM untuk Tingkatkan Ekonomi Warga
Seminar Koperasi Muda yang digelar KNPI Kota Bandung tersebut berlangsung interaktif dan diikuti oleh peserta dari unsur organisasi KNPI dan undangan lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)







