free hit counter code Tak Ada Baggott & Paes di Skuat Timnas Indonesia - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Tak Ada Baggott & Paes di Skuat Timnas Indonesia
    (net) Elkan Baggott saat lawan Jepang di Piala Asia

    kualifikasi piala dunia 2026

    Tak Ada Baggott & Paes di Skuat Timnas Indonesia

    JuaraNews, Bandung – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong telah memanggil 22 pemain untuk berlakoni kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak dan Filipina yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta pada 6 dan 11 Juni mendatang.

     

    Dari daftar 22 pemain yang dirilis PSS pada Kamis (16/5/2024) tersebut, Coach STY tidak memasukan nama pemain Ipwich Town Elkan Baggott dan kiper FC Dallas Marteen Paes yang baru resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Absennya bek Ipswich Town itu banyak dipertanyakan lantaran Elkan diketahui tidak dalam kondisi cedera. Sedangkan Paes, masih harus menunggu keputusan Pengadian Arbitase Olahraga (CAS) untuk bisa memperkuat timnas Indonesia, karena ada dokumen perpindahan federasi Belanda ke PSSI yang masih dalam proses dan belum terselesaikan.

     

    Sejumlah pemain langganan timnas yang sempat berlaga menghadapi Irak dan Filipina pada leg pertama, juga tak ada dalam daftar, seperti Marc Anthony Klok, Witan Sulaemen, juga Edo Febriansah.

     

    Menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, daftar pemain masih bisa berubah. Karena itu, aggott dan Paes masih memungkinkan masuk ke dalam skuat untuk pertandingan kontra melawan Irak dan Filipina. Selain itu, menurut Sumardji, pemilihan pemain untuk pertandingan melawan Irak dan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berdasarkan pertimbangan yang matang.

     

    "Tidak adanya beberapa nama yang selama ini menjadi langganan timnas Indonesia karena kebutuhan tim pada masing-masing posisi sudah disesuaikan. Dari 22 nama itu dimungkinkan masih akan berubah mengikuti perkembangan beberapa hari sebelum kick off," imbuhnya.

     

    Untuk posisi penjaga gawang, Coach STY sendiri baru memanggil 2 pemain, yakni Ernando Ari dan Adi Satryo. Menurut dia, mungkin saja sisa 1 slot nantinya diperuntukkan bagi Paes bila proses perpindahan federasinya sudah selesai.

     

    "Intinya saya akan jelaskan pemanggilan yang ada saat sekarang menyesuaikan kebutuhan tim. Dan dimungkinkan nanti sebelum kick off akan ada perubahan nama dari 22 saat sekarang," tambahnya.

     

    Rendah Hati, Maarten Paes Bakal Traktir Orang Indonesia yang Mendukungnya di FC DallasMarteen Paes saat membela timnya, FC Dallas. (foto: net)

     

     

    Tunggu Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga 

    Untuk Paes sendiri, memang belum bisa memperkuat Timnas Indonesia meski sudah resmi menjadi WNI, pada Selasa (30/4/2024). Masalahnya pun bukan dalam proses perpindahan federasi dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI), namun karena adanya pengaduan di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

     

    Sebelumnya ada aturan FIFA yang sempat menghambat proses naturalisasi Paes. Menurut aturan, kiper 25 tahun ini harus berpindah asosiasi atau federasi dari KNVB ke PSSI terlebih dulu. Setelah disetujui FIFA, barulah Maarten Paes bisa memperkuat Timnas Indonesia. Namun, ada sedikit yang mengganjal dalam proses perpindahan asosiasi Maarten Paes.

     

    Dia dinilai tidak memenuhi persyaratan Artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi. Dalam artikel itu tertulis, seseorang bisa berganti tim nasional atau federasi jika berusia di bawah 21 tahun saat terakhir kali membela sang tim nasional pertama, baik di level junior maupun senior, dalam pertandingan resmi.

     

    Tak sampai di situ, sang pemain juga wajib lebih dari 3 tahun tidak membela tim nasional dan tidak mempunyai caps lebih dari tiga kali. Mengacu kepada artikel di atas, Paes melanggar 1 aturan. Karena dia pernah membela Timnas Belanda U-21 pada usia 22 tahun, atau melebihi batas usia yang ditetapkan artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi yakni 21 tahun.

     

    Namun, pemain yang berusia 22 atau 23 tahun juga diizinkan ambil bagian di tim U-21. Karena itulah, Paes membela Timnas Belanda U-21 di Kualifikasi Piala Eropa U-21 2021 pada 15 November 2020 di usia 22 tahun.

     

    Meski secara aturan sudah melanggar, kabarnya Paes masih bisa memenangkan perkara. Kabarnya, aturan Artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi tidak berlaku bagi negara yang tidak mengenal sistem dwi kewarganegaraan seperti Indonesia. Karena itu, Maarten Paes berpeluang memenangkan perkara di sidang CAS nantinya.

     

    Sejauh ini belum diketahui kapan hasil sidang CAS akan keluar, namun harapannya segera selesai. Sebab, tenaga Maarten Paes dibutuhkan Timnas Indonesia untuk mengarungi 2 laga pamungkas di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan dari dua laga sisa untuk menyegel tempat di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan putaran final Piala Asia 2027.

     

    Paes pun mengakua kecewa belum bisa membela Timnas Indonesia. Dalam sebuah postingan stories berlangganan Paes, ia mengaku akan berusaha semaksimal mungkin agar segera memperkuat Garuda di pertandingan melawan Irak dan Filipina.

     

    “Sayangnya bulan Juni akan segera tiba. Saya akan melakukan segala daya agar dapat bermain untuk Garuda secepatanya,” ujar Maaren Paes, di instagram stories eksklusif berlangganan, Jumat (17/5/2024).

     

    22 pemain Timnas Indonesia yang akan menghadapi Irak dan Filipina’

    Penjaga Gawang

    M Adi Satryo (PSIS), Ernando Ari (Persebaya)

    Belakang

    Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim), Justin Hubner (Cerezo Osaka), Rizky Ridho (Persija) Muhammad Ferrari (Persija), Jay Idzes (Venezia), Pratama Arhan (Suwon FC), Shayne Pattynama (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Yance Sayuri (PSM), Asnawi Mangkualam (Port FC), Nathan Tjoe-A-On (Heerenveen), Yakob Sayuri (PSM)

    Tengah

    Thom Haye (Heerenveen), Ricky Kambuaya (Dewa United), Ivar Jenner (FC Utrecht), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)

    Depan

    Dimas Drajad (Persikabo), Egy Maulana Vikri (Dewa United), Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard), Rafael Struick (ADO Den Haag). (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    STY Optimis Indonesia Bisa Bersaing di Putaran 3
    Ini 17 Timnas Lawan Berat Indonesia di Putaran 3
    STY Bertekad Berusaha Maksimal di Putaran 3
    Cetak Sejarah, Indonesia Melaju ke Putaran 3
    Ini Daftar Susunan Pemain Indonesia vs Filipina

    Editorial


      Jadwal Liga



      sponsored links


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 38 91
      2. Arsenal 38 89
      3. Liverpool 38 82
      4. Aston Villa 38 68
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Borneo FC 34 70
      2 Persib Bandung 34 62
      3 Bali United 34 58