free hit counter code Juni, Pemain Naturalisasi di Timnas akan Bertambah - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Juni, Pemain Naturalisasi di Timnas akan Bertambah
    (net) Paes & Messi seusai laga FC Dallas vs Inter Miami

    Juni, Pemain Naturalisasi di Timnas akan Bertambah

    JuaraNews, Bandung – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengungkapkan akan ada beberapa pemain keturunan yang dinaturalisasi untuk memperkuat tim Garuda pada Juni mendatang.

     

    Dengan demikian, pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang memasuki mathday 5 dan 6, akan lebih banyak pemain keturunan yang memperkuat timna Indonesia. Tim Merah Putih sendiri akan melanjutkna perjuangan menembus Putaran Ketiga kualifikasi mengadapi Irak pada matchday 5 (6/6/2024), dan pada matchday terakhr melawan Filipina (11/6/2024). Kedua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bunga Karno (SUGBK), Jakarta.

     

    Pada laga nanti, dipastikan bakal bertambah amunisi naturalisasi di pasukan STY. Paling anyar, kiper Dallas FC Maerten Paes sudah merampungkan proses naturalisasinya, dan disetukui oleh DPR RI. Paes tinggal menunggu jadwal untuk melukukan sumpah pewarganegaran di Kemenkumham,.

     

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa Paes paling cepat bisa membela Timnas Indonesia pada Juni mendatang. Hingga saat ini, kata Erck. proses naturalisasi Maarten Paes masih dalam proses.

     

    Proses naturalisasi Paes sendiri memang agak tersendat karena terganjal statuta FIFA. Sebab, Paes pernah membela Timnas Belanda U-21 ketika sudah berusia 22 tahun. Padahal dalam peraturan tersebut setiap pemain yang membela wajib berusia di bawah 21 tahun. Sehingga dianggap Paes sudah menjadi pemain timnas senior Belanda, sehingga tidak diperbolehkan memperkuat timnas negara lain, termasuk Indonesia. Namun, Erick menegaskan proses naturalisasi Paes tetap berlanjut.

     

    “Maarten Paes juga masih proses kan. Kembali, kami (PSSI) sudah konkret dapat data. Ya ada bukti-buktinya," jelasnya.

     

    Sejatinya PSSI mengurus naturalisasi Paes bersamaan dengan 2 pemain keturunan lainnya, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye. Ragnar dan Haye sendiri sudah melakoni debutnya saat Indonesia melakoni matchday 4 menghadapi Vietnam di My Dinh National Stadium, Hanoi Vietnam pada 26 Maret lalu.

     

    Erick pun menegaskan PSSI bakal berusaha maksimal agar proses naturalisasi Paes segera rampung, dan diharapkan Paes bisa melakoni debutnya Indonesia menjamu Irak, awal Juni nanti. "Ya kami akan berusaha semaksimal mungkin," tegas Erick.

     

    Setelah Paes, rencananya ada beberapa pemain keturunan yang menyusul untuk dinaturalisasi. Hal tersebut pernah disampaikan STY dalam video yang diunggal akun Instagram Timnas Indonesia, beberapa waktu lalu.

     

    "Akan ada beberapa lagi pemain berdarah Indonesia yang akan dinaturalisasi sebelum Juni nanti. Tentunya saya sangat mengapresiasi Ketua Umum PSSI Pak Erick Thohir atas dukungan yang diberikannya. Ini akan membuat Timnas Indonesia semakin maju ke depannya," ungkap STY.

     

    Namun, STY dan pihak PSSI belum mengungkap secara resmi nama-nama pemain naturalisasi keturunan Belanda yang segera dinaturalisasi tersebut. Saat berada di Eropa, pelatih asal Korea Selatan itu memang sempat bertemu beberapa pemain berdarah Indonesia di Belanda.

     

    Satu nama yang santer dikabarnya segera menjadi WNI, yakni penyerang FC Utrecht Ole Romeny. Bahkan Romeny mengaku sudah dikontak PSSI soal rencana naturalisasi tersebut. Saat ini, Timnas Indonesia memiliki 11 pemain naturalisasi, yakni Jay Idzes, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, dan Rafael Struick. Selain itu terdapat satu pemain keturunan yaitu Elkan Baggott.

     

    Meski nama-nama calon pemain naturalisasi tersebut masih rahasia, namun sejumlah nama sudah beredar di media. Setidaknya ada 5 nama yang disebut-segera menyusul jadi WNI.

     

    Berikut ini nama-nama calon pemain naturalisasi yang diincar STY untuk membela Timnas Indonesia Juli mendatang

    1. Jairo Riedewald

    Riedewald yang bermain untuk klub Premier League, Crystal Palace tersebut memiliki darah Manado dari sang nenek itu. Pemain 27 tahun yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu pernah mengatakan kesediaannya untuk mengenakan jersey Garuda di dada.  

     

    2. Emilio Audero Mulyadi

    Kiper Sampdoria di Serie A ini merupakan kelahiran Mataram. Sebelumya, dia pernah berseragam Timnas Italia level U-21. Meski begitu, namanya masih mungkin masuk skuat timnas Indonesia.

    Kendati Indonesia tidak kekurangan stok kiper, masuknya Emilio dipercaya bisa menambah kepercayaan diri di bawah mistar gawang Indonesia. Sempat dikabarkan menolak gabung Timnas Indonesia, Emil bikin geger netizen karena kedapatan saling follow di media sosial dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

     

    3. Kevin Diks

    Bermain untuk klub kasta tertinggi Liga Denmark, FC Copenhagen dan tampil hingga 16 Besar Liga Champions 2024, Kevin Diks menjadi pilihan tepat untuk membela Indonesia sebagai pemain Grade A. Berposisi asli sebagai bek tengah, pemain 27 tahun itu punya nilai pasar hingga Rp60 miliar.

    Sebelumnya, pemain keturunan Indonesia ini membela tim besar Italia, Fiorentina. Beberapa waktu lalu, Kevin Diks pernah mengutarakan di akun Instagram-nya bahwa dirinya tertarik membela Timnas Indonesia. Musim ini bersama Copenhagen, Kevin Diks tak tergantikan di benteng pertahanan dengan 40 caps di semua kompetisi.

     

    4. Jordy Wehrmann

    Jordy merupakan rekan setim Rafael Struick di klub kasta kedua Liga Belanda, ADO Den Haag, pada musim 2022. Jordy punya darah Indonesia dari sang ibu, sementara ayahnya orang Belanda asli.

    Jordy pernah dikabarkan bakal dinaturalisasi pada Februari 2022. Jordy pun mengaku pernah berkontak dengan PSSI. Bahkan ia juga menjalin komunikasi dengan STY. Sayangnya proses naturalisasinya tidak berjalan lancar. Sebab kala itu ia sedang mencari klub baru untuk kelanjutan kariernya.

    Jordy kini bermain untuk klub kasta teratas Liga Swiss, FC Luzern. Bersama Luzern, Jordy bermain sebanyak 20 laga dengan torehan 2 gol plus 1 assist. Jordy merupakan tipe pemain serba bisa. Posisi terbaiknya adalah gelandang tengah. Namun, dia juga bisa bermain untuk peran lain, seperti bek tengah, gelandang kiri, dan kanan.

     

    5. Mees Hilgers

    Hilgers yang bermain untuk FC Twente di Eridivisie Belanda, punya nilai pasar menyentuh Rp104,29 miliar. Jika jadi dinaturalisasi, dia bakal menjadi pemain termahal di skuat Garuda. Bek asal Amersfoort, Belanda kelahiran 13 Mei 2001 tersebut tercatat sudah berkostum Twente selama 12 tahun.

    Hilgers sempat mendapat panggilan dari Timnas Belanda U-21 untuk Piala Eropa U-21. Ia mencatatkan satu caps sebagai pemain pengganti saat Belanda mengalahkan Timnas Belgia U-21 dalam laga uji coba.

     

    Selain kelima pemain tersebut, ada 1 pemain keturunan yang sudah resmi jadi WNI kendati bukan atas rekomendasi Coach STY. Dia adalah kiper Panathinaikos B, Cyrus Margono. Cyrus pun jadi WNI bukan lewat jalur naturalisasi, tapi melalui pemilihan kewarganegaran jalur Surat Keterangan Keimigrasian (SKIM), karena sebelumnya pemain 22 tahun tersebut merupakan anak berkewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat setelah dirinya menginjak usia lebih dari 21 tahun.

     

    Cyrus yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Johan Margono tersebut telah menjalani sumpah pewarganegaraan di Kantor Kemenkumham DKI Jakarta pada 21 Maret 2024 lalu. Cyrus sendiri mengurus proses kewarganegaraan Indonesia ini secara mandiri. Namanya tak masuk dalam daftar pemain yang diminta oleh Coach STY. Kendati demikian, tak tertutup kemungkinan, Cyrus bakal dipanggil ke Timnas Indonesia untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 ini. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Tekuk Uzbekistan 1-0, Jepang Juara Piala Asia U-23
    Kalah 1-2, Indonesia Lakoni Play-off lawan Guinea
    Ini Penyebab Indonesia Kalah oleh Uzbekistan
    Gagal ke Final, Indonesia Bidik Tiket Olimpiade
    Pelatih Uzbekistan Sebut Indonesia Lawan Sulit

    Editorial


      Jadwal Liga



      sponsored links


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 37 88
      2. Arsenal 37 86
      3. Liverpool 37 79
      4. Aston Villa 37 68
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Borneo FC 34 70
      2 Persib Bandung 34 62
      3 Bali United 34 58