blog counter

Hot News


Opini


    Sidang Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Tuntut Benny Tjokro Hukuman Mati



    Sidang Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Tuntut Benny Tjokro Hukuman Mati
    Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dituntut hukuman mati dalam persidangan kasus korupsi Asabri. (iNews.id)

    JuaraNews, Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung menuntut Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dengan hukuman mati. Tuntutan itu dikarenakan JPU menilai Benny Tjokro terbukti bersalah melakukan korupsi hingga Rp22,7 triliun terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri (Persero) tahun 2012-2019.


    "Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili perkara ini menghukum terdakwa Benny Tjokrosaputro dengan pidana mati," ujar jaksa saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, dikutip iNews.id Rabu (26/10/2022).


    Perlu diketahui, ini merupakan kasus kedua yang menjerat Benny Tjokro. Benny bersama sejumlah terdakwa lainnya diyakini telah merugikan keuangan negara sebesar Rp22,7 triliun. Kerugian negara tersebut berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan dana investasi di tubuh PT Asabri. Besaran kerugian keuangan negara tersebut sebagaimana hasil dari audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nomor: 07/LHP/XXI/05/2021 tanggal 17 Mei 2021.


    Dalam perkara ini, Benny didakwa telah melakukan tindak pidana bersama-sama dengan Direktur Utama PT Asabri periode 2012-Maret 2016, Adam Rachmat Damiri dan Direktur Utama PT Asabri periode 29 Maret 2016-4 Agustus 2020, Sonny Widjaja.


    Kemudian, Direktur Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-Juni 2014, Bachtiar Effendi; Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2016, Ilham Wardhana Bilang Siregar (almarhum) serta Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode Juli 2014-Agustus 2019, Hari Setianto.


    Selanjutnya, Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat dan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), Teddy Tjokrosapoetro.


    Jaksa meyakini Benny Tjokro terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).(*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Investasi Bodong KSP Indosurya Kembali Diusut, Kabareskrim: Agar Ada Efek Jera
    Sembari Wisata Rohani, Teh Ninik Bagikan Puluhan Paket Iqro dan Al Quran
    Lesbumi NU Jabar Gelar Pameran Seni Rupa
    Anggota DPRD Jabar Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Judi Online dan Togel
    Tinjau Komponen Biaya Haji, Rombongan Komisi VIII DPR Berangkat ke Arab Saudi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads