blog counter

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Gubernur Ridwan Kamil Siap Bantu Desain Produk Pelaku Usaha Kulit Garut



    Gubernur Ridwan Kamil Siap Bantu Desain Produk Pelaku Usaha Kulit Garut
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat beraudiensi dengan pelaku usaha kulit di Kabupaten Garut, Kamis (6/1/2022). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Garut - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan siap membantu mendesain dan memasarkan produk pelaku usaha dan perajin kulit Garut.

     

    Hal itu disampaikan Gubernur dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Garut, Kamis (6/1/2022). Pada kesempatan itu Kang Emil bertemu dengan pelaku usaha kulit Sukaregang Garut, sekaligus menyerap aspirasi dan curhatan para pedagang yang rata-rata mengeluhkan penjualan yang turun di masa pandemi Covid-19.

     

    Di hadapan sejumlah pelaku usaha fesyen itu, Emil menawarkan diri untuk membantu membuatkan desain produk, baik berupa jaket, sepatu, tas, hingga dompet. Menurutnya, salah satu persoalan dalam penjualan adalah produk yang tidak sesuai dengan selera pasar saat ini.

     

    "Saya tawarkan kalau ada pengusaha kulit yang mau berkolaborasi memproduksi desain Ridwan Kamil, saya tunggu," kata Emil.

     

    Gubernur menegaskan, dirinya tak akan memungut biaya sepeser pun bagi pelaku usaha kulit yang ingin produknya ia desain.  "Kalau mau silakan, saya minta daftarnya berapa toko yang mau memproduksi barang yang saya buat desainnya mulai dari dompet, tas wanita, sepatu, jaket yang semuanya berbahan dasar kulit garut," ujarnya.

     

    Tak hanya itu, Emil yang jumlah pengikutnya di media sosial sampai saat ini sekitar 15 juta orang juga siap mempromosikan produk kulit yang ia desain. "Saya juga siap untuk memasarkan produknya, tapi tentunya produk itu harus sesuai dengan selera pasar. Nanti saya posting, pengikut saya sudah ada 15 juta orang," kata Emil.

     

    Upaya memajukan industri kecil menengah dengan mendesain ulang produk dan pola pemasaran seperti ini sudah Emil lakukan pada pelaku usaha batik di Cirebon. Hasilnya, produk tersebut laku dijual hingga ke mancanegara. Desain batik Emil yang mendunia salah satunya dinamakan Garuda Kujang Kencana.

     

    "Batik Cirebon yang saya desain itu juga laku dijual sampai Korea Selatan dipakai artis K-Pop," tuturnya.

     

    Emil menyebutkan, salah satu tugas pemimpin adalah meringankan beban masyarakat dan mencari solusi dalam hal apapun. Bagi para pelaku industri kecil menengah ia meminta agar selalu beradaptasi dengan dunia yang terus berubah dengan masuk dalam ekosistem digital. "Dunia sudah berubah.  Mari beradaptasi, jangan berada di zona nyaman," pinta Emil.

     

    Pada kesempatan itu, Emil juga menyampaikan pemikiran untuk mendirikan semacam lembaga pengembangan desain yang  akan memprediksi tren konsumen atay selera pasar. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tol Cisumdawu Sudah Bisa Dilewati Mulai Selasa Ini, Gratis hingga 2 Pekan ke Depan
    Pemprov Jabar Perbaiki 2.400 Rumah tidak Layah Huni di Garut
    Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Jabar Tetap Pertahankan Pasar Tradisional
    Jabar-Jatim Kerja Sama Kembangkan Inseminasi Buatan Sapi dan Industri Baterai Mobil Listrik
    Pemprov Jabar Kembangkan Wisata Religi Terkonsep
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads