blog counter

Hot News


Opini


    Pesantren di Aceh Replikasi Program OPOP dan Kredit Mesra

    • Senin, 27 Desember 2021 | 09:11:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pesantren di Aceh Replikasi Program OPOP dan Kredit Mesra
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melakukan pertemuan dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di kantor sekretariat MPU Aceh, Lampeuneurut Aceh Besar, Minggu (26/12/2021). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Aceh Besar - Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan pertemuan dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di kantor sekretariat MPU Aceh, Lampeuneurut Aceh Besar, Minggu (26/12/2021).

     

    Terungkap dalam pertemuan tersebut, MPU Aceh ingin belajar kepada Jabar terkait pengelolaan ekonomi pesantren. Kang Emil kemudian menawarkan program One Pesantren One Product (OPOP) untuk direplikasi di pesantren atau dayah di Aceh.

     

    "MPU Aceh berminat dua hal, satu, kita kan punya program OPOP yang bisa diterapkan oleh dayah-dayah di sini agar mandiri," ujar Ridwan Kamil.

     

    Emil menuturkan, sejak program OPOP di berjalan sudah ada 2.700 pesantren yang kini punya usaha mandiri. "Sudah 2.700 pesantren sekarang sudah punya usaha mandiri dalam 3 tahun di Jabar," kata Emil.

     

    Pesantren tersebut kini tak lagi mengandalkan bantuan dari pemerintah karena sudah mampu membiayai operasionalnya secara mandiri. “Dayah-dayah di sini ingin belajar itu supaya keuangan dayah itu tidak selalu dari pemerintah tapi juga dari kemandirian ekonomi," tutur ujarnya.

     

    Kedua, Jabar juga mempersilakan program Kredit Mesra (Masyarakat Rkonomi Sejahtera) diadopsi oleh masjid di Aceh lewat bimbingan MPU. Kredit Mesra merupakan program pemberian kredit tanpa bunga dan agunan kepada kaum duafa. Syaratnya hanya menjadi ahli masjid. "Jadi orang duafa datang ke masjid pulang dapat pinjaman difasilitasi oleh negara," jelas Emil.

     

    Dana pinjaman tersebut bersumber dari bank daerah. Adapun tujuan dari Kredit Mesra ini adalah untuk memberantas rentenir dan pinjol ilegal serta meningkatkan keimanan masyarakat. "Tujuannya untuk memberantas rentenir dan pinjol ilegal juga keimanan bertambah, di Jabar namanya kredit Mesra," ucap Emil.

     

    Rencananya MPU Aceh dan perwakilan dayah (pesantren) akan datang ke Jabar bulan Februari 2022 mendatang untuk lebih memperdalam kedua program keumatan tersebut. "Dua hal itu yang MPU ingin belajar, mereka akan datang ke Jabar bulan Februari 2022," pungkasnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Komisi III DPRD Jabar Bantah Kabar BIJB Akan Dijual ke Asing
    Peringati Imlek, Dago Smart Valley Bagi-bagi Angpao ke Calon Pembeli dan Pengunjung
    Peduli Masyarakat, PT PPA Gandeng PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompeten SDM
    Investasi 2023 Ditarget Rp1400 Triliun, Syaratnya Stabilitas dan Pemimpin yang Kuat dan Tegas
    Libur Nataru 2023, PT KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih Dari Satu Juta Pelanggan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads