blog counter

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemprov Jabar Gelar Pemberdayaan UKM Penyandang Disabilitas

    • Kamis, 23 Desember 2021 | 22:18:00 WIB
    • 0 Komentar


    Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemprov Jabar Gelar Pemberdayaan UKM Penyandang Disabilitas
    Bunda Asuh Disabilitas Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil dan Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan UKM Penyandang Disabilitas di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (23/12/2021). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar membuktikan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Pemberdayaan UKM Penyandang Disabilitas di Plaza Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (23/12/2021).

     

    Bunda Asuh Disabilitas Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil bersama Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia mengunjungi 60 UKM penyandang disabilitas Jabar yang turut serta dalam acara tersebut.

     

    Menurut Atalia, penyandang disabilitas berhak sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, semangat penyandang disabilitas untuk terus berinovasi dan mempromosikan produknya meletup-letup.

     

    "Setiap orang berhak bahagia melalui kemandirian ekonominya. Karena rezeki itu harus dijemput," ucap Atalia.

     

    Atalia merasa bangga dengan dedikasi Angkie Yudistia yang intens memotivasi pelaku UKM penyandang disabilitas di seluruh Indonesia, khususnya Jabar. "Saya bangga terhadap Bu Angkie yang bisa menjadi teladan bagi kita semua yang hadir di sini," katanya.

     

    Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar, jumlah pelaku UMKM penyandang disabilitas di Jabar mencapai 271 ribu. "Semua berhak memiliki kesempatan yang sama, semua bisa sukses, berkarier termasuk juga para penyandang disabilitas," ucap Atalia.

     

    Sementara itu, Angkie Yudistia mendorong pelaku UKM penyandang disabilitas untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam mempromosikan dan memasarkan produknya.

     

    "Transformasi digital itu penting bagi pelaku UMKM disabilitas, agar adaptif dalam mengakselerasi teknologi," ucap Angkie.

     

    Angkie pun mengapresiasi gebrakan Pemprov Jabar dalam memberikan pelayanan maksimal terhadap peningkatan inklusivitas ekonomi penyandang disabilitas.

     

    "Jabar ini berhasil membuktikan, mewujudkan ekonomi inklusivitas dan membentuk itu dimulai dari kita," ucapnya.

     

    Angkie menyebut kehadirannya dalam acara tersebut merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah peduli terhadap keberlangsungan hidup para penyandang disabilitas.

     

    "Teman-teman jangan patah semangat bentuk kita hadir itu, kita peduli  dan perhatian di setiap program pemerintah terhadap disabilitas," tutup Angkie. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tol Cisumdawu Sudah Bisa Dilewati Mulai Selasa Ini, Gratis hingga 2 Pekan ke Depan
    Pemprov Jabar Perbaiki 2.400 Rumah tidak Layah Huni di Garut
    Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Jabar Tetap Pertahankan Pasar Tradisional
    Jabar-Jatim Kerja Sama Kembangkan Inseminasi Buatan Sapi dan Industri Baterai Mobil Listrik
    Pemprov Jabar Kembangkan Wisata Religi Terkonsep
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads