Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Gubernur Ridwan Kamil: Masa Depan Ekonomi Indonesia ada di Desa

    • Jumat, 26 November 2021 | 15:39:00 WIB
    • 0 Komentar


    Gubernur Ridwan Kamil: Masa Depan Ekonomi Indonesia ada di Desa

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil diangkat sebagai Bapak Badan Permusyawaratan Desa Indonesia. Pengangkatan ini merupakan bentuk kehormatan untuk Ridwan Kamil yang dinilai konsisten  mendukung kegiatan BPD untuk kemajuan kemajuan desa.

     

    Pemberian penghargaan ini dilakukan dalam acara penutupan Rapat Kerja Nasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jumat (26/11/2021)

     

    "Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya. Dianugerahi ‘Bapak BPD seluruh Indonesia," kata Kang Emil.

     

    Dengan penunjukan ini, Emil mengaku lebih leluasa dan yakin memajukan desa, tidak hanya di Jabar tapi juga di seluruh Indonesia. "Dengan kalung ini, artinya saya punya cara untuk membantu bapak-bapak di luar Jawa Barat," kata Emil sambil menunjuk kalung kehormatan yang disematkan. 

     

    Emil mengaku memiliki beberapa gagasan yang siap dibagikan ke desa seluruh Indonesia. Misalnya pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang sudah diterapkan ke beberapa desa di Jabar.

     

    "Di Jabar ada kampung di puncak gunung tak ada listrik PLN, akhirnya kita bikin teknologi dari air sungai kecil. Jadi kalau masih ada desa Indonesia yang belum ada listrik saya banyak inovasi dari angin, dari air, dari matahari," kata Emil.

     

    Alasan Emil sangat peduli dan cinta desa, karena menurutnya masa depan ekonomi Indonesia salah satunya ada di desa. Apalagi dengan adanya revolusi Industri 4.0 yang semakin mempermudah dan memperluas ekonomi desa.

     

    Karena itu, Pemprov Jabar mengeluarkan program Desa Digital. Harapannya, dengan konsep digital ini masyarakat desa tidak perlu lagi pindah ke kota untuk mendapatkan dan mencari rezeki.

     

    "Desa adalah kekuatan besar dalam membangun Indonesia di masa depan, selanjutnya desa adalah tempat kita lahir, desa adalah tempat kita mengabdi melalui inovasi," tandas Emil

     

    "Anak-anak milenial harus kembali ke desa, Covid-19 mengajarkan, di kota banyak penyakit, di desa sedikit penyakit. Revolusi 4.0 mengajarkan bisnis ekonomi bisa dilakukan di mana saja. Oleh karena itu tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia itulah masa depan Indonesia di desa," tutupnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Content Creator Diingatkan untuk Terus Berpikir Kreatif tapi Tetap Jaga Etika
    Hyundai Creta Produk Terlaris di GIIAS 2021, Kini Hadir di Kota Bandung
    Buka Jabar Motekar di Yogyakarta, Ridwan Kamil: Awal Sebuah Semangat Kebudayaan
    UMK 2022 9 Kabupaten di Jabar tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya
    Summarecon Bandung Raup Rp161 Miliar dari Penjualan Kaveling Residensial Eksklusif
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads