Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Malaysia Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan dengan PT Pindad

    • Jumat, 12 November 2021 | 11:24:00 WIB
    • 0 Komentar


    Malaysia Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan dengan PT Pindad
    Menhan RI Prabowo Subianto bersama Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mendampingi PM Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob dan Menhan Malaysia Dato' Seri Hishammuddin Hussein dalam kunjungan kerja di PT Pindad. (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung - Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob dan Menteri Pertahanan Malaysia Dato' Seri Hishammuddin Hussein bersama Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat PT Pindad di Kota Bandung, Kamis (11/11/2021).

     

    Kunjungan kerja dilakukan dalam rangka meninjau pusat industri pertahanan di Indonesia tersebut. Demikian pula dijajajki  kerja sama antara Malaysia dengan RI dari sektor industri pertahanan.

     

    PM Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob seperti dikutip dari unggahan di akun Instagram @ismailsabri60 mengungkapkan, lawatan ke PT Pindad untuk meninjau produk- produk militer. Ia pun merasa senang kedatangannya disambut langsung Menteri Prabowo Subianto.

     

    Ia menyebutkan, keakraban Indonesia-Malaysia dalam bidang pertahanan telah berlangsung selama 64 tahun. Tentu hal itu membawa banyak manfaat strategis. Adapun sejumlah bentuk kerja sama yang telah dilakukan kedua belah pihak di bidang pertahanan seperti di antaranya General Border Committee (GBC), Trilateral Cooperative Arrangement (TCA), Asean Defence Minister Meeting (ADMM), dan kerja sama lainnya.

     

    "Industri pertahanan amat penting bagi kedua negara. Saya menyambut baik komitmen Indonesia sekiranya mau menjalin kerja sama dalam industri pertahanan," kata Ismail.

     

    "Saya meminta Menteri Pertahanan (Malaysia) untuk melihat keperluan yang boleh dilakukan antara Kementerian Pertahanan dan Pindad," sambungnya.

     

    "Malaysia dalam frasa akhir penggubalan Dasar Industri Pertahanan dan Keselamatan Negara (DIPKN) mengalu-alukan kerja sama dengan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Indonesia," katanya.

     

    Sementara itu di kompleks PT Pindad juga dipamerkan produk-produk unggulan mulai dari senjata, hingga kendaraan taktis seperti tank harimau, kendaraan tempur badak, komodo berbagai varian, anoa berbagai varian, maung dan kendaraan terbaru MV2. Turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Targetkan 2023 Seluruh Desa di Jabar Miliki BUMDes
    Gubernur Ridwan Kamil: Masa Depan Ekonomi Indonesia ada di Desa
    Pemprov Jabar Bangun SDM dan Energi Terbarukan dari PI 10 Persen Migas
    IDC AMSI 2021: Peluang Ekonomi Digital Indonesia Masih Terbuka Lebar
    Ridwan Kamil Izinkan Namanya jadi Merek Produk UMKM, Mulai dari Cimol sampai Toko Galon Kang Emil
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads