blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Kebutuhan Meningkat, Pemprov Jabar Luncurkan Petani Milenial Jamur Kayu

    • Selasa, 28 September 2021 | 12:01:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kebutuhan Meningkat, Pemprov Jabar Luncurkan Petani Milenial Jamur Kayu

     

    JuaraNews, Bandung -  Pemerintah provinsi Jawa Barat terus meningkatkan produktivitas tanaman jamur. Demikian disampaikan, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat
    melaunching Petani milenial kehutanan komoditas Jamur Kayu secara virtual, Selasa (28/9/2021).


    Menurutnya, potensi produksi jamur dinilai sangat besar dan dapat menciptakan peluang bisnis. Hal itu terlihat banyak permintaan dari masyarakat terhadap jamur.


    "Kemarin saya ke Kabupaten Garut bersama Menteri Koperasi dan UKM bapak Teten Masduki, permintaan komoditas jamur sangat luar biasa banyaknya akan tapi memang produksinya kurang," ucapnya.


    Maka dari itu, katanya tidak heran jika pemerintah provinsi Jawa Barat memalui Gubernur dan Wagub Jabar saat ini tengah fokus terhadap pengembangnya salah satunya dengan meluncur petani milenial komoditas Jamur.


    Petani milenial komoditas jamur merupakan kelanjutan dari program Petani Milenial Juara sebagai solusi dari Provinsi Jawa Barat agar masyarakat dapat bangkit dan keluar dari himpitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.


    "Dalam rangka eksistensi para petani hari ini sudah mulai karena sudah habis lahan pertanian sehingga tidak memiliki prospek yang terang. di Jabar 1,1 juta hektar sawah sehingga penyumbang hasil tani di Indonesia. Dihari ini sawah tinggal 900 ribu hektar lagi," ucapnya.


    Uu menambahkan, pemerintah provinsi Jawa Barat meluncurkan program petani milenial ini diharapkan para petani kaum muda, intelektual dengan sendirinya bertani dengan disiplin ilmu nya.


    Menurutnya, bertani tidak menggunakan teknologi akan habis termakan dengan zaman sendirinya, maka dari itu menggunakan teknologi untuk pengembangan pertanian saat ini sudah menjadi keharusan.


    "Maka dari itu, tidak hanya kaum milenial yang menjadi petani tetapi ajak temen se-kampus, teman se-SD, teman SMP ajak teman sekampung untuk ikut bertani sehingga pertanian di Jabar semakin semarak," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mukernas PP Pemuda Persis Diharapkan Mampu Jawab Tantangan  Era Disrupsi
    Pemprov Jabar Gandeng Wanadri Tanam Mangrove di Sepanjang Pantai Utara
    Bharada E Sebut Ada Pelaku Lain
    Dapat Pengacara Baru, Bharada E Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator
    Irjen Sambo Ditahan?
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads