blog counter

Bawaslu Jabar Temukan Perbedaan Data Pemilih Pilkada Serentak 2020

  • Senin, 21 September 2020 | 17:28:00 WIB
  • 0 Komentar


Bawaslu Jabar Temukan Perbedaan Data Pemilih Pilkada Serentak 2020
Bawaslu Jabar (Foto: Net)

JuaraNews, Bandung - Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jabar, Yulianto mengatakan pihaknya mendukung supervisi hajat Pilkada di Jabar. Dia juga mengakui bahwa ada beberapa selisih angka di lapangan yang ditemukan oleh Bawaslu, dari data KPU.


"Adanya perbedaan data-data terkait dengan pemilih pada saat pemilu terakhir itu masuk ke daftar pemilih khusus," kata Yulianto di Bandung, Senin (21/9/2020).


Menurutnya, pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, tetap bisa memilih sesuai kententuan yang ada dengan menunjukkan KTP-elektonik untuk menggunakan hak pilihnya.


"Nah, ini tidak sempat tercatat secara utuh atau dokumennya tidak ditemukan dan ditemukan namun dokumennya tidak lengkap," ucapnya.


Yulianto menjelaskan, pada saat penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) ini belum bisa masuk, terutama saat dilakukan pencoklitan, diantara hasil pengawasan Bawaslu Jabar.


"Jumlahnya ada sekitar 1.089 pemilih yang masuk ke dalam DPK saat pemilu lalu namun tidak tercantum formulir A1 KWK di KPU. Mungkin karena beberapa hal," tandasnya. (*)

Oleh: ridwan / rid

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Kampung KB Perceka, Perkuat Institusi Keluarga dengan Berbagai Inovasi
Bom Astanaanyar, BNPT: Motifnya Kebencian Pada Pemerintah dan Aparat Kepolisian
Persoalan Stunting Berkaitan dengan Keikutsertaan Suatu Negara di Piala Dunia
Pemprov Jabar Dorong Keterbukaan Informasi Melalui Teknologi Digital
Wakil Ketua DPRD Jabar Kutuk Bom Bunuh Diri Astana Anyar
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads