ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Mau Kirim Barang Langsung Sampai, Pos Indonesia Punya Q9Plus
    JuaraNews/Istimewa

    Mau Kirim Barang Langsung Sampai, Pos Indonesia Punya Q9Plus

    • Selasa, 8 September 2020 | 15:30:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - PT Pos Indonesia (Persero) menawarkan pengiriman barang sehari sampai untuk wilayah dalam kota menggunakan layanan Q9Plus (kyunineplus). Layanan yang dapat diakses melalui Aplikasi QPOSinAja ini menawarkan pengiriman barang atau paket real time secara cepat dan mudah.

     

    Q9Plus merupakan penyempurnaan dari layanan sebelumya Q9. Bila Q9 menawarkan kiriman maksimal 9 jam, sementara Q9Plus menawarkan jaminan kiriman sampai maksimal 3 jam. Layanan ini merupakan jawaban atas permintaan masyarakat akan jasa pengiriman real time.

     

    "Layanan ini untuk pengiriman dan pengantaran barang dalam kota secara cepat, dengan jarak maksimal radius 30 Km. Prosesnya, menghubungkan antara pengiriman dan penerima, tanpa transit di dalam kota. Sehingga barang cepat sampai," kata Vice President Product Management and Marketing PT Pos Indonesia (Persero) Tata Sugiarta, Selasa (8/9/2020).

     

    Q9Plus merupakan brand pengantaran barang yang memiliki fitur canggih, menggunakan teknologi masa kini. Layanan ini bisa didapatkan masyarakat dengan men-download aplikasi QPOSinAja di playstore dan melakukan pemesanan online (online booking) layanan Q9Plus.

     

    Pengguna yang sudah melakukan online booking Q9Plus, akan didatangi kurir Pos Indonesia untuk melakukan pengambilan barang (pickup). Kurir ini yang nantinya akan langsung melakukan pengiriman barang ke alamat yang dituju.

     

    "Konsumen akan menerima resi serta mendapat laporan status kiriman dalam bentuk notification. Ini betul-betul pengiriman real time yang memang dibuat untuk melayani pengantaran barang secara cepat dan mudah," jelas Tata.

     

    Banyak pilihan paket yang bisa dipilih konsumen untuk mengakses layanan Q9Plus ini. Pertama, pilihan Point to Point yaitu dengan pola pengiriman one to one (satu tempat ke satu tempat). Layanan akan dilayani dengan standar waktu penyerahan maksimal 3 jam setelah kiriman diambil oleh kurir.

     

    Menariknya, layanan ini hadir selama 24 jam penuh, dengan catatan terdapat kurir yang standby. Tentu saja, ini menjadi terobosan penting bagi jasa kiriman, di mana masyarakat dapat melakukan pengiriman barang kapan pun.

     

    Sedangkan pilihan kedua, secara bertahap akan dilaunching yaitu pola kiriman one to many (satu ke banyak) serta pilihan many to many (banyak ke banyak) untuk belanja di Pos Indonesia. Ini akan menjadi solusi bagi para seller di marketplace (customer to customer/C2C) menjalankan usahanya.

     

    Layanan ini, juga memiliki standar waktu penyerahan maksimal 6 jam setelah kiriman diambil dengan ketersediaan layanan maksimal 8 jam selama kurir standby. Targetnya, Pos Indonesia bisa bermitra dengan Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lainnya.

     

    Kiriman real time ini, juga menyediakan kemudahan pembayaran. Di mana, pembayaran bisa memakai metode cash on delivery (COD). Sehingga tagihan pembayaran bisa dilakukan di tempat asal atau tujuan.

     

    "Bicara tarif, tentu sangat kompetitif. Di mana untuk satu kali pengantaran mulai dari harga Rp10.000 untuk 3 Km pertama. Kemudian akan terkena tarif Rp2.500 untuk 1 Km berikutnya. Ini berlaku untuk satu paket," beber Tata.

     

    Menurut Tata, kemudahan dan kompetitifnya tarif kiriman ini, dibuat untuk memudahkan setiap individu, keluarga, mahasiswa, generasi milenial, hingga pekerja urban dalam mengirim dan mengantar barang atau paket.

     

    Layanan Q9Plus juga dibuat untuk melayani pelanggan groceries. Melakukan pengantaran bahan makanan dan barang-barang toko groceries yang telah bermitra. Juga dibuat untuk melayani pengantaran barang-barang yang dijual di toko retail (convenience store) yang telah bermitra.

     

    "Q9Plus ini, juga dibuat untuk melayani market B2C (business to customer), untuk mengantar barang yang dijual oleh operator website atau aplikasi online marketplace," jelas Tata.

     

    Namun, layanan bagi pelanggan groceries, toko retail, dan marketplace B2C ini mesti memenuhi persyaratan Pos Indonesia. Di antaranya berat maksimal 20 kg per koli serta maksimal 5 kg per paket dengan volume metrik maksimal 60x40x30 cm. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pelaku UMKM Bisa Berkolaborasi dengan Ridwan Kamil untuk Desain Produk
    Dorong Ketahanan Pangan Pascapandemi Covid-19, Gubernur Serahkan Bantuan Puluhan Ribu Bibit Ternak
    Perkuat Tenaga Kurir, Bukti Pos Indonesia Serius Garap Bisnis Kiriman
    Ridwan Kamil Gandeng Ade Londok untuk Promosikan Kuliner Jabar
    1 Juta UMKM Jabar Dapat Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads