Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemkot Bandung tak Bisa Selesaikan Masalah covid-19, Tanpa Dukungan warga
    (humas kota bandung) Yana Mulyana

    Pemkot Bandung tak Bisa Selesaikan Masalah covid-19, Tanpa Dukungan warga

    JuaraNews, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap penularan virus corona. Terlebih setiap orang bisa terpapar tanpa gejala.

     

    "Waspadai seperti OTG (Orang Tanpa Gejala), karena merasa sehat tetapi terpapar virus," katanya saat meresmikan Kampung Tangguh Nusantara "Lembur Tohaga Lodaya" di RW 06 Perumahan Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Sabtu, 18 Juli 2020.

     

    Ia mengingatkan warga tetap menjaga kesehatan. Tak hanya itu, jika sedang beraktivitas selalu menerapkan protokol kesehatan.

     

    "Untuk menangani ini mulai dari diri sendiri dengan membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," ujrnya.

     

    Ia mengapresiasi hadirnya Lembur Tohaga Lodaya di RW 06 Perumahan Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage.

     

    Ia berharap, lembur tersebut mampu menyelesaikan pandemi dengan bersama-sama. "Terima kasih telah membentuk lembur ini. Pemkot Bandung tidak bisa menyelesaikan masalah covid-19 tanpa dukungan warga. Peran masyarakat ini harus terus dikuatkan untuk memutuskan penyebaran virus," tuturnya.

     

    Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam membentuk lembur tersebut.

     

    "Diharapkan berjalan efektif. Terpenting positif kolaboratif, kebersamaan yang dibangun didasar dengan semangat bisa memberikan kebaikan," ujarnya.

     

    Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RW 06, Billy, menegaskan, warga siap memutus mata rantai penyebaran covid-19. "Alhamdulillah kerja sama dengan warga untuk membentuk kawasan bebas covid-19," tuturnya.

     

    Untuk menjaga agar tetap terbebas dari paparan virus, warga setempat membentuk tim piket. Tim ini memeriksa setiap orang yang masuk ke RW 06. Mulai dari memeriksa suhu tubuh, mewajibkan menggunakan masker, hingga penyemprotan disinfektan.

     

    "Kita bentuk tim piket setiap hari. Ada 4 sif berisi 3 orang. Bergantian per tiga jam," katanya. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Presiden Jokowi Saksikan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Produk Bio Farma
    Gerakan Bermasker di  Masyarakat, Kolaborasi Multi Pihak Kunci Pencegahan   
    Penularan Ditekan hingga 90.  Butuh Dukungan Kolektif Kampanye Penggunaan Masker
    Curhat ke Jokowi Soal Penerima Bansos,Ridwan Kamil: Saya Sedih, Rakyat Jabar Tangannya Dibawah
    Joki Coklit Kembali Berulah, Kini PPDP Pilkada Serentak 2020 Jadi Sasaran
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads