Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Gugus Tugas Jabar Gelar Tes Masif di Kawasan Puncak   
    (humas jabar) Ridwan Kamil

    Gugus Tugas Jabar Gelar Tes Masif di Kawasan Puncak  

     

    JuaraNews, BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan menggelar tes masif di kawasan puncak, akhir pekan ini. Tujuannya mencegah penularan covid-19.

     

    Kerumunan dan kepadatan terjadi di sejumlah titik di kawasan puncak, meski destinasi wisata belum resmi dibuka. Hal itu berpotensi memperluas sebaran covid-19.

     

    "Kajian dari kami, banyaknya kasus impor yang datang (berasal) dari orang yang datang dari zona merah," kata Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- usai menyambut Menteri PMK RI dan Menteri Kesehatan RI di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Sabtu (20/6/20).

     

    Mobile covid-19 Test yang dilengkapi dengan alat rapid test dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas yang mengambil spesimen disiapkan.

     

    Menurut dia,, pembukaan sejumlah sektor harus disertai dengan peningkatan kewaspadaan. Supaya sebaran SARS-CoV-2, virus penyebab covid-19, bisa dikendalikan, dan kegiatan ekonomi mulai bergerak.

     

    "Inilah cara kami agar Adaptasi Kebiasaan Baru (berjalan), kewaspadaan tetap dijaga dan kasus bisa dikendalikan," ujrnya.

     

    Selain sebagai upaya pencegahan penularan covid-19, pengetesan masif akan mendapatkan peta persebaran yang komprehensif, melacak kontak terpapar virus, mendeteksi keberadaan virus, dan memastikan status pasien.

     

    Sebelumnya, Ketua Divisi Komunikasi Publik Hermansyah meminta warga Jabar tidak takut mengikuti tes masif covid-19. Sebab, pelaksanaan tes masif di Jabar mematuhi semua prosedur yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

     

    "Masyarakat tidak perlu takut melaksanakan rapid test ini, karena ini upaya kita untuk mencegah yang lebih besar terhadap penularan.Kemudian juga kita jangan ada lagi stigma orang-orang yang positif COVID-19," katanya. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Daya Tahan Tubuh Lemah Rawan Tertular Covid-19
    Selenggarakan KBM Tatap MUka, Pemprov Jabar Ekstra Hati – Hati
    Mini Lab Food Kota Bandung Masuk 15 Inovasi Terbaik Indonesia
    Dua Harap Segera Diganti, IPO: Sebelas Menteri Terdekat Jokowi Layak Direshuffle
    Lebih dari 700 Ribu Kasus DBD di Masa Pandemi, Reisa:Lakukan Pencegahan Ini
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads